GLIAL FIBRILLARY ACIDIC PROTEIN SEBAGAI PREDIKTOR KEMATIAN CIDERA KEPALA
Wahid Syamsul Hadi, dr. Usi Sukorini, M.Kes, Sp.PK-K
2013 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSKejadian cidera kepala akibat trauma semakin meningkat dengan angka mortalitas dan morbiditas yang relatif tinggi, sehingga memerlukan penanganan yang cepat dan tepat untuk mendapatkan keluaran klinis yang baik. Penanganan cidera kepala ditentukan oleh diagnosis dan prognosis yang akan terjadi. Pemeriksaan penunjang yang sering dilakukan adalah Computed Tomography scan (CT scan) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI), yang keduanya hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang mempunyai fasilitas tersebut, pemeriksaannya memerlukan mobilisasi pasien, dan harganya relatif mahal. Untuk itu, diusulkan pemeriksaan GFAP (Glial Fibrillary Acidic Protein) untuk menilai prognosis cidera kepala. Penelitian ini bertujuan untuk menilai peran GFAP serum sebagai prediktor kematian cidera kepala. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik kohort prospektif dengan menghitung RR peningkatan Glial Fibrillary Acid Protein (GFAP)terhadap kematian padacidera kepala.Untuk menilai peningkatan GFAP dalam serum (s-GFAP) setelah cidera kepala kita mengumpulkan sampel serum dari 67 pasien dengan cidera kepala berat dimulai pada hari trauma.S-GFAP diukur menggunakan ELISA Reader.GCS dinilai untuk melihat hasil keluaran outcome.
The incidence of head injury due to trauma increases the morbidity and mortality is relatively high, thus requiring a fast and precise handling to get a good clinical output. Handling head injury is determined by the diagnosis and prognosis that will happen. Investigations are often performed is the Computed Tomography scan (CT scan) and Magnetic Resonance Imaging (MRI), both of which can only be done in hospitals that have such facilities, the examination requires the mobilization of the patient, and is relatively expensive. Therefore, the proposed inspection GFAP (Glial Fibrillary Acidic Protein) to assess the prognosis of head injury. This study aims to assess the role of serum GFAP as a predictor of head injury deaths. This was an analytic observational prospective cohort study by counting the RR increased glial Fibrillary Acid Protein (GFAP) to death in head injury. To assess the increase in GFAP in serum (s-GFAP) after head injury, we collected serum samples from 80 patients with severe head injury begins on the day of trauma. S-GFAP was measured using ELISA Reader. GCS assessed to see the outcome of the output.
Kata Kunci : GFAP serum-prediktor-cidera kepala-kematian