RIWAYAT PERSALINAN BEDAH SESAR SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT ATOPI PADA BAYI DAN ANAK
Anak Agung Tri Yuliantini, Prof. dr. Mohammad Juffrie, Ph.D, Sp.A(K),
2013 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSPeningkatan penyakit alergi pada anak-anak mengikuti peningkatan persalinan bedah sesar telah dilaporkan di berbagai negara. Penyakit alergi adalah penyakit kronis yang dapat menyebabkan restriksi fisik, emosional, dan aspek sosial. Perbedaan perkembangan sistem imun antara bayi yang dilahirkan melalui persalinan normal dengan bedah sesar dapat meningkatkan risiko berkembangnya sistem imun ke arah Th2, sehingga bayi yang dilahirkan melalui persalinan bedah sesar memiliki risiko menderita penyakit atopi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara riwayat persalinan bedah sesar dengan kejadian penyakit atopi pada bayi dan anak. Penelitian dengan desain kasus kontrol dilakukan di Denpasar sejak Desember 2011 sampai Juli 2012. Pada penelitian ini, anak dengan penyakit atopi (kelompok kasus) diseleksi kemudian dibandingkan dengan anak yang non penyakit atopi (kelompok kontrol). Lima puluh bayi dan anak (usia 3 bulan-12 tahun) yang didiagnosis menderita penyakit atopi direkrut dan dipasangkan (sesuai jenis kelamin) dengan 50 bayi dan anak non penyakit atopi. Kasus dan kontrol dibandingkan paparan masa lampaunya yang relevan terhadap berkembangnya penyakit atopi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Pemeriksaan uji tusuk (prick test) terhadap common aeroallergens dilakukan pada seluruh subjek penelitian. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square atau Fisher’s Exact, dilanjutkan analisis multivariat dengan regresi logistik. Bedah sesar berhubungan bermakna dengan risiko penyakit atopi dalam analisis bivariat dengan RO 2,8 (IK 95% 1,2; 6,6; P 0,013), namun RO variabel bedah sesar setelah disesuaikan dalam analisis multivariat menjadi tidak bermakna [RO 2,4 (IK 95% 0,7; 8,4; P 0,164)]. Riwayat menderita penyakit atopi di keluarga merupakan faktor perancu dengan RO yang paling besar dalam analisis multivariat, sehingga dilakukan analisis lanjutan. Bedah sesar berhubungan bermakna dengan risiko penyakit atopi setelah dilakukan analisis lanjutan pada subyek dengan riwayat atopi di keluarganya [RO 4 (IK 95% 0,9; 16,2; P 0,04)]. Interval kepercayaan yang sangat lebar mungkin disebabkan oleh karena jumlah sampel yang kecil dalam analisis lanjutan tersebut. Simpulan dari penelitian ini, bedah sesar meningkatkan risiko 4 kali lebih besar untuk menderita penyakit atopi pada bayi dan anak usia 3 bulan-12 tahun yang memiliki riwayat penyakit atopi di keluarganya.
An increase in allergic diseases in children following an increase in caesarean delivery have been reported in various countries. Allergic disease is a chronic disease may lead to emotional and social restriction. Difference in the immune system development between spontaneous and caesarian delivery will shift immune system development to Th2 predominant. This will make babies with caesarean delivery have higher risk to have allergic disease. This study was aim to find out relation of caesarean delivery with atopic disease in pediatric community. A case control study was performed in Denpasar on December 2011 until July 2012. In this study, children with atopic disease (case group) was selected and compared to healthy non atopic children (control group). Fifty babies and children (3 months to 12 years) that diagnosed with atopic disease were included and paired (according to sex) with 50 healthy non atopic babies and children. Case and control were compared in relevant history that connected to atopic disease. Data was collected using questioner. Skin prick test using common aeroallergens was performed on all subjects. Bivariat analysis using Chi square or Fisher exact test continued with multivariat analysis using logistic regression. Caesarean section significant as risk of atopic disease on bivariat analysis OR 2,8 (95% CI 1,2; 6,6; P 0,013), but not in multivariat analysis RO 2,4 (95% CI 0,7; 8,4; P 0,164). Further analysis for family history of atopy as the strongest confounding factor was done. Caesarean section significant as risk of atopic disease after the further analysis OR 4 (95% CI 0,9; 16,2; P 0,04). The wide confidence interval may be caused by a small number of samples. As a conclusion, children who were born by cesarean section and had a family history of atopy had 4-fold higher odds of atopic disease than those who were born by vaginal delivery and had no family history of atopy
Kata Kunci : penyakit atopi, bedah sesar, risiko, anak