Laporkan Masalah

Perambahan Hutan dan Kerusakan Lingkungan Hutan Cagar Alam di Pengunungan Cycloop Distrik Sentani Tengah Kabupaten Jayapura Propinsi Papua

Pestigridis Monim, ST., Prof. Dr. Totok Gunawan, M.S.

2013 | Tesis | S2 Magister Pengelolaan Lingkungan

Kawasan cagar alam pegunungan Cycloop sebagai salah satu kawasan lindung yang memiliki fungsi konservasi atau lindung yang sangat penting. Faktor yang mempengaruhi kerusakan lingkungan akibat aktifitas perambahan hutan di CAP Cycloop. Aktivitas masyarakat dalam bentuk perambahan hutan dengan mengubah menjadi ladang, berpengaruh terhadap perubahan fungsi lingkungan yang sebelumnya sebagai kawasan cagar alam. Untuk itu penelitian ini bertujuan :(1) Mengkaji faktor penyebab terjadinya kerusakan lingkungan, masyarakat Hinekombe dan Sereh di kawasan cagar alam pegunungan Cycloop.(2) Bagaimana aktifitas pemanfaatan lahan hutan oleh masyarakat (berdasarkan responden masyarakat Hinekombe dan Sereh), di kawasan cagar alam pegunungan Cycloop?.(3) Menyusun alternatif arahan sebagai strategi pengelolaan lingkungan akibat aktivitas perambahan hutan oleh masyarakat Hinekombe dan Sereh, di kawasan cagar alam pegunungan Cycloop. Metoda penelitian yang digunakan adalah metoda deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah Masyarakat Distrik Sentani Tenggah dikaki CAP Cycloop sebanyak 20 responden. Responden yang dipilih adalah kepala keluarga, yang terkena dampak perambahan hutan. Berdasarkan data monografi Distrik Sentani tahun 2010, diketahui bahwa jumlah penduduk di Distrik Sentani sebanyak 257 KK. Tokoh masyarakat yang menjadi responden untuk memperoleh data penunjang sebanyak 3 orang, perbandingan 5 orang warga baru dan warga lama di Desa Hinekombe dan Sereh. Analisa data yang digunakan adalah analisa data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah diketahui faktor penyebab terjadinya kerusakan lingkungan cagar alam pegunungan Cycloop, yaitu : kurangnya wawasan masyarakat tentang cagar alam. Lunturnya kearifan lokal masyarakat Sentani, faktor pembangunan yang cukup pesat, penggunaan lahan yang kurang bijak. Banyak ditemukan ladang berpindah yang merusak lingkungan, dimana faktor kurangnya pendidikan menjadi salah satu pemicu pengerusakan lingkugan CAP Cycloop oleh masyarakat. Banjir dan tanah longsor merupakan dampak kerusakan lingkungan dari perladangan di sekitar kawasan CAP Cycloop, hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengolah lahan secara bijaksana. Dalam kegiatan pengembangan masyarakat perlu adanya suatu strategi pengelolaan, baik strategi pengelolaan jangka pendek, jangka menengah, maupun strategi pengelolaan jangka panjang, harus di sesuaikan dengan keberadaan serta keadaan masyarakat saat ini. Guna menunjang tujuan akhir daripada pengelolaan, kawasan cagar alam pegunungan Cycloop sebagai zona konservasi.

Cycloop mountains nature reserve area as one of the protected areas conservation or protected has a function which is very important. Factors that affect the environmental damage caused by activities of forest encroachment in CAP Cycloop. Activities of the community in the form of appropriation of forests by changing into the fields, affect the environment function changes a previously as a nature reserve area. To that end this research aims: (1) Examine factors cause the occurrence of environmental damage, the community and the region Hinekombe Lemongrass reserves the Cycloop. (2) How land use activities by forest communities (based on respondent community Hinekombe and Lemongrass), in the mountainous nature reserve Cycloop?. (3) Drafting an alternative landing as a result of environmental management strategies of forest encroachment by community activity Hinekombe and Lemongrass, in the mountainous nature reserve Cycloop. Research method used is descriptive method. The population of this study was Sentani District Community Tenggah nature reserve at the foot of the mountains Cycloop by 20 respondents. Respondents were selected was head of the family, the affected forest encroachment. Based on data from Sentani District monograph in 2010, it is known that the number of residents in the district as many as 257 families Sentani. Community leaders who were interviewed to obtain data supporting as many as 3 people, 5 villagers comparison of new and old residents in the village Hinekombe and Lemongrass. Analysis of the data used is the analysis of qualitative and quantitative data. The results are known factors causing environmental damage Cycloop mountain nature reserve, namely: lack of public knowledge about the nature reserve. Erosion of indigenous communities Sentani, factors of development is quite rapid, less wise land use. Many found environmentally destructive shifting cultivation, where the factor of lack of education to be one of the triggers of environmental vandalism Cycloop mountain nature reserve by the public. Floods and landslides are environmental impact of farming around the Cycloop mountain nature reserve, this is due to lack of public awareness in managing land wisely. In the community development needs to be a management strategy, both short-term management strategies, medium term, and long-term management strategy, to be adjusted to the presence and state of society today. To support the ultimate goal rather than management, the mountainous nature reserve Cycloop as conservation zones.

Kata Kunci : Cagar alam Pegunungan Cycloop, kerusakan lingkungan, peran serta masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.