KEMUNGKINAN PENERAPAN ANALISIS STANDAR BELANJA (ASB) PADA PENGANGGARAN KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2012
Cut Danila Helwani, Prof. Dr. Abdul Halim, MBA. Akt.,
2013 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan penerapan konsep Analisis Standar Belanja (ASB) dalam penyusunan anggaran kegiatan di Kabupaten Aceh Timur. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu Dokumen Pelaksanaan Anggaran – Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Tahun Anggaran 2012. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka data dianalisia dalam beberapa tahapan dengan beberapa alat analisis. Dalam pembentukan model awal digunakan metoda scatter plot, metoda high-low, dan metoda least square untuk melihat analisis regresi sederhana untuk menentukan nilai fixed cost dan variable cost. Untuk penentuan nilai rata-rata, batas atas dan batas bawah belanja digunakan analisis statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dan simpangan bakunya. Dalam menganalisis kewajaran kebutuhan belanja digunakan pendekatan Comperative Budget Statement (CBS), dan untuk teknik penyesuaian belanja tahun berikutnya dilakukan dengan pendekatan estimasi inflasi. Model formulasi Analisis Standar Belanja kegiatan sosialisasi dan penyuluhan adalah Y = Rp 58.655.463,- + Rp 100.160,- X. Dalam hal ini Y merupakan total belanja dari kegiatan sosialisasi dan penyuluhan sedangkan X merupakan pengendali belanja yaitu jumlah peserta per hari pada kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD pada satu tahun anggaran. Hal tersebut dapat dilihat pada perhitungan overfinancing yaitu terdapat pada 5 dinas di Kabupaten Aceh Timur dan 3 dinas yang mengalami overfinancing di Kabupaten Aceh Timur. Sehingga Kabupaten Aceh Timur mungkin saja mencoba menerapkan model formulasi Analisis Standar Belanja, untuk menjadikan pengelolaan keuangannya menjadi lebih efisien, di mana diketahui bahwa ASB ini merupakan salah satu instrumen penting dalam penganggaran yang bersbasis kinerja, yang seharusnya sudah digunakan dalam menyusun penganggaran daerah.
The purpose of this research was to determine the probability of expense standard analysis (ASB) on the budgeting of East Aceh. The data was secondary data from Dokumen Pelaksanaan Anggaran – Satuan Kerja perangkat Daerah (DPA-SKPD) the government of East Aceh 2012. The data was anylized in some analysis tools. First, scatter plot methode, then high-low methode, and last least square methode to know the regression analysis in order to find out fixed cost dan variable cost score. To determine the average amount, the top and the bottom limit of the expense, descriptive statistic analysis was used, conducted by calculating the average amount and the standard deviation. As for the analysis of the expense property, Comperative Budget Statement (CBS) was the preferred approach. Furthemore, the adjustmentof the upcoming year’s expense was conducted with the inflation estimasion. The formulation model of the expense standard analysis for social activities and trainings is Y = Rp 58.655.463,- + Rp 100.160,- X. Y is the total expense from the social events and trainings and X is the expense controller, which is the number of daily participants of the events held by the SKPD in one financial budgeting year. This is obvious from the overfinancing calculation found in three of five districts of East Aceh which implemented overfinacing. It mean that East Aceh could have possibly implemented expense standard analysis formulation model to make the financial management more efficient, as it is known that this expense dtandard analysis is one of the important instruments for performance-based financial planning, which should have been used in drafting the financial plan.
Kata Kunci : analisis standar belanja, kewajaran belanja, estimasi biaya, proyeksi belanja