PENGELOLAAN ASET BERSAMA ANTARA KRATON KASULTANAN YOGYAKARTA, PEMERINTAH PROVINSI DI YOGYAKARTA, DAN SANTIKA INDONESIA HOTELS DAN RESORTS DALAM PENGOPERASIAN HOTEL ROYAL AMBARRUKMO
I Wayan Dharana, Dr. I Wayan Nuka Lantara, M.Si.,
2013 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian dengan judul “Pengelolaan Aset Bersama Antara Kraton Kasultanan Yogyakarta, Pemerintah Provinsi Di Yogyakarta, Dan Santika Indonesia Hotels Dan Resorts Dalam Pengoperasian Hotel Royal Ambarrukmo†bertujuan untuk menganalisis dan mempelajari lebih dalam perjanjian kerjasama dalam pengelolaan sebuah aset milik Kraton Yogyakarta, yakni Hotel Royal Ambarrukmo (d/h: Ambarrukmo Palace Yogyakarta). Ada tiga pihak inti yang berperan disini, antara lain: Kraton Yogyakarta sebagai pemilik properti Hotel Royal Ambarrukmo, Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta sebagai pengawas pengoperasian kembali Hotel Royal Ambarukmo karena bangunan ini termasuk dalam katagori bangunan cagar budaya, dan Santika Indonesia Hotels dan Resorts sebagai investor yang menanamkan modal untuk mengoperasionakan kembali Hotel Royal Ambarukmo. Pengujian dilakukan untuk men Penelitian ini menggunakan penggabungan metoda penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif penulis terapkan untuk mengetahui selukbeluk mengenai apa saja yang terjadi dalam perjanjian kerjasama antara tiga pihak tersebut, termasuk di dalamnya mengetahui peraturan hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan, hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta beberapa konsep dasar mengenai Sultan Ground, karena properti Hotel Royal Ambarukmo ini berada di atas tanah milik Kraton Yogya. Untuk metode penelitian kuantitatif, penulis melakukan beberapa pengujian dengan menggunakan metoda evaluasi proyek. getahui, apakah pengoperasionalan kembali Hotel Royal Ambarrukmo membawa keuntungan bisnis atau tidak bagi investor. Berdasarkan hasil perhitungan dan estimasi selama 15 tahun kedepan, diketahui bahwa proyek ini layak untuk dijalankan dari sisi investor, hal ini ditunjukkan dengan nilai masing-masing perhitungan pada NPV, IRR, dan PV yang hasilnya semua bernilai positif.
This research entitled “Analysis Common Asset Management among Yogyakarta Palace, DI Yogyakarta Province Government, and Santika Indonesia Hotels and Resort in Managing Royal Ambarukmo Hotel†is aimed to analyze and to study about collaboration agreement in the management of common asset of Yogyakarta Palace that is Royal Ambarukmo Hotel. There are three main parties involved. It includes: Yogyakarta Palace as the owner of Royal Ambarukmo Hotel’s property, DI Yogyakarta Province Government as the supervisor of this re-operational process of Royal Ambarukmo Hotel as this building is categorized as one of cultural pledges, and Santika Indonesia Hotels & Resorts as the investor who invests their capital to re-operate Royal Ambarukmo Hotel. This research applied the combination of qualitative and quantitative research method. Qualitative research was applied to find out the details in the collaboration agreement among those three parties including the regulations on what can and cannot be done, right and obligation of each party, and some basic concepts of Sultan Ground, regarding to the fact that the property of Royal Ambarukmo Hotel is located on the land of Yogyakarta Palace. Meanwhile, in quantitative method, the researcher applied some testings using project evaluation method. These testings were applied to find out whether or not the re-operational process of Royal Ambarukmo Hotel brought business profit to the investor. Based on the calculation and estimation result during the next fifteen years, it was known that through the investor’s side this project deserved to be undergone. It was shown by the value of each calculation of NPV, IRR, and PV where the results were all the positive.
Kata Kunci : Pengelolaan aset bersama, pemilik-pengawas-investor, analisis perjanjian kerjasama.