Laporkan Masalah

EKSTRADISI PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA INTERNASIONAL

DYAH ROSIANA PUSPITASARI, Prof. Dr. Eddy O.S. Hiariej, S.H., M.Hum.

2012 | Tesis | S2 Ilmu Hukum

Penelitian ini menganalisa ekstradisi yang digunakan sebagai salah satu sarana untuk penegakan hukum di Indonesia karena maraknya pelaku tindak pidana korupsi yang melarikan diri ke luar negeri menjadi ancaman tersendiri mengingat dampak korupsi yang mengkhawatirkan dan memungkinkan untuk mengarah pada kejahatan ekonomi yang lebih sistemik. Tesis ini mengangkat faktor apa sajakah yang menghambat ekstradisi pelaku tindak pidana yang melarikan diri ke luar negeri, kemudian dapatkah korupsi dimasukkan sebagai kejahatan internasional dan solusi bagi ektradisi pelaku tindak pidana internasional yang melarikan diri ke luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa sajakah yang menghambat proses ekstradisi koruptor yang melarikan diri ke luar negeri, dan berusaha untuk mengkonstruksikan kejahatan korupsi sebagai kejahatan internasional, sehingga dapat diterapkan instrumen Hukum Pidana Internasional dalam hal ekstradisi pelaku tindak pidana korupsi; dan mencari solusi ekstradisi koruptor yang melarikan diri ke luar negeri berdasarkan perspektif Hukum Pidana Internasional. Metode penelitian tesis ini adalah penelitian hukum normatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari studi pustaka dengan mempelajari dua bahan hukum yaitu: bahan hukum primer, berupa peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia, perjanjian-perjanjian internasinoal, konvensi-konvensi internasional dan sebagainya. Bahan hukum sekunder, yaitu buku-buku yang berkaitan dengan tema ekstradisi, tindak pidana korupsi, dan hukum pidana internasional, baik cetak maupun elektronik. Majalah, jurnal, hasil penelitian, baik dari surat kabar maupun internet yang relevan dengan penelitian. Keseluruhan bahan hukum yang diperoleh akan klasifikasi data disistematiskan, kemudian data yang telah disistematiskan dianalisis untuk dijadikan dasar dalam mengambil kesimpulan.

This study analyzes the Extradition is used as a means for law enforcement in Indonesia because of rampant corruption perpetrator who fled abroad into a separate threat alarming considering the impact of corruption and allow it to lead to a more systemic economic crimes. This thesis raised what are the factors that hinder extradition offenders who fled abroad, then corruption can be included as an international crime and extradition solutions for international criminals who fled abroad. This study aims to determine what are the factors that hinder the extradition of criminals who had fled abroad, and trying to construct an international crime as a crime of corruption, so that the instrument can be applied in the case of International Criminal Law extradition perpetrators of corruption, and extradition of criminals seeking solutions who fled abroad from the perspective of International Criminal Law. The research method of this thesis is a normative legal research. The source of the data used are secondary data sources, the data obtained from the literature by studying two legal materials, namely: primary legal materials in the form of legislation of the Republic of Indonesia, international treaties, international conventions, and so on. Secondary legal materials, namely books related to the theme of extradition, corruption, and international criminal law, both print and electronic. Magazines, journals, research results, whether from newspapers or the Internet that is relevant to the study. Overall legal materials obtained will be constructed and systematized. and data have been analyzed and systematized to base the conclusions. Keywords: Extradition, International Criminal Law, Corruptio

Kata Kunci : Ekstradisi, Hukum Pidanan Internasional, Korupsi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.