Laporkan Masalah

Analisis Efektivitas Pengelolaan Aset Tetap (Tanah dan Bangunan) pada Instansi Pemerintah: Studi Kasus pada Sekolah Tinggi Akuntansi Negara

Trisni Syamsu Indyaputri, Dr. I Wayan Nuka Lantara, M.Si.,

2013 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan aset tetap (tanah dan bangunan) di instansi pemerintah khususnya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Data primer diperoleh menggunakan teknik convenience sampling dengan sampel sebanyak 68 responden yaitu Pegawai Negeri Sipil di lingkungan STAN yang terdiri dari 37 pegawai pengelola aset dan 31 pegawai non pengelola aset untuk mengetahui perbedaan persepsi antar dua kelompok pegawai tersebut berkaitan dengan efektivitas pengelolaan aset. Metoda yang digunakan adalah analisis terhadap hasil perhitungan Relative Importance Index (RII) dan Uji Mann-Whitney U. Terdapat lima variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu inventarisasi aset, legal audit, penilaian aset, optimalisasi pemanfaatan aset, serta pengawasan dan pengendalian, yang kemudian dilakukan pengukuran persepsi atas variabel-variabel tersebut menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan aset tetap (tanah dan bangunan) yang dilaksanakan oleh STAN berjalan dengan baik sesuai peraturan yang mendasari. Akan tetapi masih terdapat kendala-kendala, antara lain inventarisasi aset yang belum semuanya lengkap, sertifikasi tanah STAN yang masih dalam proses, masih belum teroptimalisasinya aset-aset milik STAN. Dalam hal ini tidak terdapat perbedaan persepsi antara bagian pengelola aset dan non pengelola aset dalam melakukan penilaian terhadap efektivitas pengelolaan aset tetap (tanah dan bangunan) di STAN.

This research aimed to analyze the effectiveness of fixed assets management (land and buildings) in government agencies particularly Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Primary data obtained using convenience sampling technique with 68 of sample respondents of the civil servants in STAN which consist of 37 asset management staff and 31 non-asset management staff to know the differences in perception between the two employee groups is related to the effectiveness of asset management. Method used is the analysis of the Relative Importance Index (RII) results and test Mann-Whitney U. There are five variables used in this research are inventory assets, legal audit, valuation of assets, optimizing asset utilization, and monitoring and controlling, and then measured perceptions of these variables using a questionnaire with likert scale. The result of this research indicate that the overall fixed asset management (land and buildings) implemented by STAN has well aligned with the underlying regulations. However, there are still obstacles include an inventory of assets that have not all completed, land certfication is still in the process, the assets owned by STAN have not optimized. In this case there is no difference in perception between the asset management staff and non-asset management staff in asessing the effectiveness of fixed asset management (land and buildings).

Kata Kunci : Pengelolaan Aset, Inventarisasi Aset, Legal Audit, Penilaian Aset, Optimalisasi Pemanfaatan Aset, Pengawasan dan Pengendalian


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.