PELARIAN MODAL INDONESIA 1996:1 – 2010:4
NURUL ILMI, M. Edhie Purnawan
2013 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanDibalik semua keterbatasan pengetahuan akan pelarian modal, fenomena pelarian modal menjadi bahasan banyak kalangan saat ini karena terjadi hampir di seluruh Negara. Metode pengkuran pelarian modal Indonesia mengikuti metode pengukuran residual dengan tujuan untuk melihat fenomena pelarian modal Indonesia selama 1996Q1-2010Q4 dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan menggunakan VECM dan SUR diperoleh aliran modal keluar Indonesia lebih besar daripada aliran modal masuknya, dan mengalami puncak tertinggi pelarian modal pada saat krisis ekonomi 1997/1998. Kontribusi dari penelitian ini memperlihatkan semakin tingginya pelarian modal 10 tahun terakhir berasal dari utang luar negeri yang semakin tinggi. Tidak hanya faktor internal yang menjadi penyebab pelarian modal Indonesia, tetapi juga faktor eksternal.
Behind all of the limitation of capital flight, the phenomenon of capital flight has captured many scholars’ attention and interests because occured in almost all countries. The method of measurements Indonesia capital flight follow residual method in order to observe the phenomenon of capital flight in Indonesia during 1996Q1-2010Q4 and the factors that influence it. Results suggest that Indonesia capital outflows greater than capital inflow and capital flight experienced the highest peak during the economic crisis of 1997/1998 by using VECM and SUR. The contribution of this study showed increasing capital flight caused not only from internal, but also external factors.
Kata Kunci : Pelarian modal, krisis ekonomi