Laporkan Masalah

PARTISIPASI MASYARAKAT KAMPUNG LAUT KABUPATEN CILACAP DALAM KONSERVASI KAWASAN SEGARA ANAKAN

Ambar Sri Mumpuni, Prof. Ir. Bakti Setiawan, M.A.,Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Kawasan Segara Anakan sebagai satu kesatuan wilayah yang terdiri dari dataran tinggi di Pulau Nusakambangan dan dataran rendah di Laguna Segara Anakan memiliki kekayaan sumber daya alam yang tak ternilai. Degradasi kawasan ini terjadi akibat sedimentasi yang belum dapat dikendalikan yang mengakibatkan beberapa dampak turunan antara lain terjadinya penurunan sumberdaya perikanan dari Segara Anakan dan krisis lingkungan. Hal ini menumbuhkan rintisan-rintisan konservasi di kalangan masyarakat Kampung Laut terutama dalam hal pengelolaan mangrove secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat Kampung Laut Kabupaten Cilacap dalam konservasi Kawasan Segara Anakan. Konservasi yang dilaksanakan masyarakat di kawasan ini merupakan konservasi berbasis masyarakat yang bergerak dalam pengelolaan mangrove secara mandiri. Praktek-praktek konservasi yang dilakukan adalah berupa rehabilitasi mangrove, pengusahaan hutan mangrove dan pengembangan empang parit (sylvo fishery). Timbulnya partisipasi masyarakat dalam konservasi lingkungan di Kawasan Segara Anakan terutama dalam hal pengelolaan mangrove mulai terjadi pada awal tahun 2000 dan semakin berkembang hingga saat ini. Jenis partisipasi yang paling banyak diberikan adalah dalam bentuk tenaga. Hal ini berkaitan dengan tahapan partisipasi yang paling intensif diikuti masyarakat adalah pada waktu pelaksanaan kegiatan. Keberhasilan konservasi terlihat dari semakin luasnya lahan mangrove dengan kondisi tumbuh baik serta berkurangnya penebangan liar di kawasan ini terutama di kelompok mangrove mandiri. Keberhasilan konservasi terjadi pada kelompok mangrove yang partisipasi warganya tinggi dalam tahap perencanaan dan pelaksanaan serta pola kegiatannya adalah bottom up dimana masyarakat dilibatkan secara langsung sehingga timbul rasa memiliki atas kegiatan tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat adalah pekerjaan, budaya dan kepemimpinan/kelembagaan lokal serta motivasi yang timbul dari dalam berupa upaya menghapus stigma negatif.

Segara Anakan area consisting of highlands and lowlands has a wealth of invaluable natural resources. Degradations in this area is due to the sedimentation that can not be controlled, resulting in some derivative effects such as a decline in fishery resources of Segara Anakan and environmental crises. This problem trigged some efforts conservation among the Kampung Laut community, especially in the forms of managing mangrove independently. This study aimed to describe the Kampung Laut community participation in the conservation of Segara Anakan area. Conservation by community in this area could be called as community-based conservation. Conservation practices are carried out in the form of mangrove rehabilitation, forestry and mangrove pond development trenches (sylvo fishery). The emergence of public participation in environmental conservation in the area of Segara Anakan especially in mangrove management began in early 2000 until todays. Most types of participation is provided in the form of labor. This relates to the participation of the most intensive phase followed the public is at the time of the activity. The success of the program can be seen from the extent of conservation of mangrove land with good growing conditions and reduced illegal logging in the region, especially in the mangrove independent. The success of mangrove conservation in the group where participation is high in the planning and implementation as well as bottom-up pattern of activity in which people are directly involved so that the resulting ownership of the activity. Factors influencing people's participation is the work, culture and leadership / local institutions as well as the motivation arising from the form of an attempt to remove the negative stigma.

Kata Kunci : Partisipasi, Konservasi dan Segara Anakan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.