TINJAUAN PERJANJIAN MULTI LEVEL MARKETING PADA PERUSAHAAN PT CNI (CITRA NUSA INSAN CEMERLANG)
Rosita Dewi, R.A. Antari Innaka T, S.H., M.H.
2013 | Tesis | S2 Ilmu HukumTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah multi level marketing ini termasuk dalam perjanjian sebagaimana dimaksudkan di dalam peraturan perundang-undangandan untuk mengetahui bagaimana penyelesaian hukum bila terjadi wanprestasi. Penelitian yang dilakukan dalam menjawab pertanyaan pertama ini bersifat yuridis normatif dimana penulis menelaah pokok permasalahan secara mendalam. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan studi dokumen untuk mendapatkan data sekunder. Data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan selanjutnya dianalisis secara kualitatif dengan penyajian secara deskriptif dan untuk pertanyaan kedua penyelesaian hukumnya, maka penulis melakukan penelitian lapangan guna menjawab pertanyaan secara nyata yang terjadi dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian multi level marketing merupakan suatu perjanjian jenis baru mandiri yang memiliki sifat dan ciri khusus, kekhsusannya adalah terletak pada posisi kedudukan distributor yang dapat berposisi sebagai agen, distributor-konsumen, dan secara bentuknya dapat dikategorikan sebagai perjanjian baku karena kode etik merupakan peraturan standar yang ditunjuk dari formulir yang dikategorikan sebagai perjanjian sehingga dapat dijadikan sebagai bukti permulaan dalam penuntutan hak-hak melalui upaya hukum melalui arbitrase sebagaimana terdapat dalam Pasal 18 angka 1 kode etik dan peraturan perusahaan sehingga perjanjian itu memenuhi sahnya perjanjian sebagaimana dijelaskan di dalam Pasal 1320 BW beserta asasasas perjanjian.
The purpose of this research was to analyze multi level marketing agreement into the Indonesian civil law system categorization and to understand how the legal settlement if the default occur. This research was conducted to answer the first question in normative research. The research was done by studying the documents to obtain secondary data. Data obtained from the research literature were then analyzed qualitatively with a descriptive presentation. The second question was analyzed in field research through the purposive sampling that has specific and particular in criteria that author need. This research showed multi level marketing is one of the new independent special types of civil code contracts. The specialty is in the distributor agreement can be as an agent or consumer and among of the parties except the consumer sell the product with the same price. The characteristic of the distributor identity is a standard contract that mention in the member form as an agreement and it means the contract is as legal agreement that is one of the validity of the agreement terms as required in article 1320 BW. Solving legal prblems are agreed in article 18 (1) ethic code and company rules to solve the problem through arbitration as mention in., it means the contract is as legal agreement that is one of the validity of the agreement terms as required in article 1320. Solving legal problems are agreed in ethic code and company rules to solve the problem through arbitration and for the internal conflict are solving in limited forum.
Kata Kunci : Perjanjian Multi Level Marketing, Wanprestasi