PENINGKATAN MOTIVASI MENGIKUTI PELATIHAN YANG BERSIFAT MANDATORI MELALUI PELIBATAN CALON PESERTA DALAM PENENTUAN KEBUTUHAN PELATIHAN
Devi Damayanti, Drs. Fathul Hilman, MPsi., MA., Ph. D., Psi
2013 | Tesis | S2 Magister Profesi PsikologiBanyak organisasi dan institusi menginvestasikan dana yang tidak sedikit untuk melatih dan mengembangkan sumberdaya manusia yang dimilikinya agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Aktifitas pelatihan dan pengembangan yang diwajibkan bagi para karyawan hasilnya tidak jarang kurang sesuai harapan karena motivasi karyawan untuk mengikuti pelatihan rendah. Menurut Knowles, Holton dan Swanson (2005) pelibatan peserta pelatihan dalam penentuan kebutuhan belajar dapat meningkatkan motivasi untuk mengikuti aktifitas pelatihan atau pengembangan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pelibatan calon peserta dalam penentuan kebutuhan pelatihan terhadap peningkatan motivasi untuk belajar dan mengembangkan diri. pada karyawan khususnya mereka yang menjadi peserta pelatihan yang bersifat mandatori. Penelitian dilakukan dengan desain quasi eksperiment. Subjek penelitian adalah mahasiswa calon peserta pelatihan success skill yang bersifat mandatori di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Jumlah peserta dalam kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 25 orang. Motivation to Learn diukur dengan menggunakan item-item motivation to learn dari Training Attitude Inventory yang dikembangkan oleh Noe & Wilk (1993). Hasil analisis dengan anava campuran menunjukkan bahwa pelibatan calon peserta dalam analisis kebutuhan pelatihan dapat meningkatan motivation to learn peserta terhadap pelatihan yang wajib diikuti.
Many organizations and institutions allocated their excessively budget in investment of human resources development in order to get competent people. The result of training and development which required for employees are rarely less as expected because of they were not motivated to participate in training or development activities. According to Knowles, Holton and Swanson (2005) the involvement of trainees in the determination of learning needs will enhance the motivation to participate in training or development activities. The research objective was to determine the effect of participant involvement in the determination of training needs to increase motivation to learn in mandatory training. The study was conducted with a quasi experiment design. Subjects were college students who will participate in Success Skill Training as a mandatory training for student at the Faculty of Psychology, University of Gadjah Mada. The number of participants in the experimental and control group are 25 people each. Motivation to Learn measured using the items motivation to learn from Training Attitude Inventory developed by Noe and Wilk (1993). The results of this study showed that the candidat involvement in tranining need analysis can increase the participant motivation to learn in mandatory training.
Kata Kunci : pelibatan peserta, motivation to learn, pelatihan mandatori