FRAMING POLEMIK RUU KEISTIMEWAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYKARTA: PEMBERITAAN TENTANG POLEMIK RUUK DIY DI SKH KEDAULATAN RAKYAT DAN KOMPAS PERIODE 27 AGUSTUS 2010 SAMPAI DENGAN 27 FEBRUARI 2011
ANTONY RAHMAN, Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni, S.IP, M.Si
2013 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Ilmu KomunikasiPenelitian ini berjudul “Framing Polemik RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta: Pemberitaan tentang Polemik RUUK DIY di SKH Kedaulatan Rakyat dan Kompas Periode 27 Agustus 2010 sampai dengan 27 Februari 2011â€. Penelitian ini membahas pemberitaan tentang polemik RUUK DIY di SKH Kedaulatan Rakyat dan Kompas. Latar belakang penelitian ini adalah munculnya polemik dalam penyusunan RUUK DIY disebabkan hingga saat ini hanya DIY yang belum memiliki payung hukum Undang-Undang. Poin krusial dalam RUUK DIY adalah mekanisme pergantian kepala daerah. Polemik tersebut makin meningkat tensinya setelah media memuat pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan kata “monarki†pada pernyataan tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan frame surat kabar Kedaulatan Rakyat dan Kompas mengenai pemberitaan polemik RUUK DIY. Dengan penelitian tersebut maka dapat diketahui bagaimana konstruksi realitas dapat disajikan pada para pembaca khususnya di wilayah DIY. Sedangkan meneliti Kompas maka dapat diketahui bagaimana konstruksi realitas dapat disajikan pada para pembaca yang umumnya berada di Jakarta dan tersebar secara nasional di wilayah-wilayah lain di Indonesia. Kerangka berpikir dalam penelitian ini mengacu pada konstruksi sosial dalam berita media massa, konstruksi realitas melalui framing, dan peran media dalam politik. Metodologi dalam penelitian ini diambil dari formula Pan dan Kosicki adalah struktur sintaksis, struktur skrip, dan retoris. Kemudian ditetapkan serangkaian tema yang menjadi frame dalam pemberitaan mengenai polemik RUUK DIY. Hasil penelitian ini adalah kedua media dapat dilihat kedua media menampilkan berita tentang polemik melalui sudut pandang yang hampir sama, tetapi berbeda dalam cara menyampaikan berita.
This thesis analyzed news about polemic in the Yogyakarta Special Status Bill Draft at Kedaulatan Rakyat and Kompas news paper during August 27th 2010 until February 27th 2011. This research used framing analysis methods by Pan and Kosicky formula. There are few theme as frame for news about polemic in the Yogyakarta Special Status Bill Draft. The result of this research found that both news paper write news about polemic in almost similar ways but from different point of view Each news paper presenting news with their own traditional ways.
Kata Kunci : framing, polemik, RUUK DIY, Kedaulatan Rakyat, Kompas.