Laporkan Masalah

PELAKSANAAN AKAD QARDH DALAM RANGKA RAHN BERDASARKAN SURAT EDARAN BANK INDONESIA NOMOR 14/7/DPbS PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI CABANG PEMBANTU PASAR KLIWON KOTA SURAKARTA

KHARISMA NUR AFNI, Yulkarnain Harahap, S.H.,M.Si.

2013 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Penelitian mengenai pelaksanaan akad qardh dalam rangka rahn berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 14/7/DPbS pada PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Pasar Kliwon Kota Surakarta, bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan akad qardh dalam rangka rahn pada PT. Bank Syraiah Mandiri Cabang Pembantu Pasar Kliwon Kota Surakarta dan kendala dalam pelaksanaan pembiayaan qardh dalam rangka rahn tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode yuridis Normatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka untuk memperoleh data sekunder yang dilanjutkan dengan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer. Alat pengumpulan datanya dilakukan melalui studi dokumen dan wawancara. Lokasi penelitian ini di PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Pasar Kliwon Kota Surakarta. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : pertama, pelaksanaan akad pembiayaan qardh dalam rangka rahn pada Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Pasar Kliwon Kota Surakarta dari saat tahap permohonan sampai tahap persetujuan telah sesuai dengan Surat Edaran BI No.14/7/DPbS, namun dalam penetapan financing to value (FTV) berbeda, Bank Indonesia menetapkan sebesar 80% sedangkan Bank Syariah Mandiri menetapkan 90%. Kedua, kendala dalam pelaksanaan Surat Edaran Bank Indonesia tersebut adalah adanya pembatasan pembiayaan dan penyaluran dana kurang optimal dan mempersulit sistem operasional Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Pasar Kliwon karena prosedur lebih rumit yaitu melalui officer gadai dan teller.

The research about implementation of the qardh in to rahn of the regulation central bank of The republic of Indonesia No. 14/7/DPbS. The present research aims to identify how the processing of the qardh in to rahn and the obstacles during processed of the regulation central bank of Republic of Indonesia. This research descriptive and using juridical normative method. Legal research conducted through literature reviews to obtain secondary data and followed with fields studies to collect primary data.The data were collected through documentary studies and interviews. The research site at PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Pasar Kliwon Kota Surakarta. Hence, technique of data analysis used is qualitative data analysis. According to the research, can take the conclusion are : First, the implementation of the qardh in to rahn in PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Pasar Kliwon Kota Surakarta is suitable with central bank of The republic of Indonesia No. 14/7/DPbS policy. In spite of the financing of value (FTV) central bank of the republic of Indonesia at 80% and Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Pasar Kliwon at 90% it was different. Second, the obstacle is the distribution budget not optimal and the system operational was difficult because by officer of pand and teller.

Kata Kunci : Surat Edaran Bank Indonesia, akad qardh, rahn.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.