Laporkan Masalah

PENGARUH KEPENTINGAN ASEAN DAN CINA TERHADAP BENTUK LEGAL ACFTA (ASEAN CHINA FREE TRADE AGREEMENT)

M. SYAPRIN ZAHIDI, Drs. Dafri Agussalim, M.A.

2012 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan Internasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bentuk ilegal dari ACFTA dan pengaruh kepentingan ASEAN dan Cina terhadap bentuk ilegal tersebut. Penelitian ini bertumpu pada dua pertanyaan utama yaitu untuk mengetahui bentuk ilegal dari ACFTA dengan mengetahui bentuk legal dari ACFTA akan muncul pertanyaan lanjutan yang menitikberatkan pada pengaruh kepentingan ASEAN dan CIna terhadap legal dari ACFTA. Teori Legalisasi dan Rational Choice akan digunakan untuk menganalisa bentuk legal dan pengaruh kepentingan ASEAN dan CIna dalam ACFTA. Penelitian ini akhirnya menemukan fakta bahwa bentuk ilegal dari ACFTA adalah moderate law. Adapun alasan dari ASEAN dan Cina membentuk ACFTA dalam tingkatan moderate law karena pertimbangan ASEAN dan Cina terhadap kondisi negara-negara yang menajdi anggota baru di ASEAN yang biasanya dikelompokkan dalam sebutan 'CLMV' (Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam). Mengingat kondisi perekonomian keempat negara tersebut belum siap jika liberalisasi perdagangan dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang ada di ACFTA yaitu tahun 2010. Oleh karena itulah, negara-negara tersebut diberikan kesempatan untuk mempersiapkan kondisi perekonomiannya sampai dengan tahun 2015 sehingga ini berimplikasi pada bentuk perjanjian dari ACFTA, ketika negara-negara tersebut telah siap maka baik ASEAN ataupun Cina dapat memaksimalkan kepentingannya dalam kerangka ACFTA.

-

Kata Kunci : ASEAN China Frade Trade Agreement, bentuk legal, legalisasi, moderate law, rational choice


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.