Analisa Kelayakan Pembukaan Kantor Cabang Bank Syariah X di Kota Sungai Penuh
Yuwono Fribarsa, Boyke R. Purnomo, S.E., M.M.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenLaju pertumbuhan ekonomi merupakan suatu indikator ekonomi makro yang menggambarkan tingkat pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Secara umum, Kota Sungai Penuh mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Pertumbuhan ekonomi utamanya didorong oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran yang merupakan engine growth dari perekonomian Kota Sungai Penuh. Disamping itu pertumbuhan ekonomi Kota Sungai Penuh juga banyak didukung oleh tumbuhnya sektor pariwisata. Semakin berkembangnya volume bisnis di Kota Sungai Penuh diikuti pula dengan perkembangan pembangunan pasar sebagai kawasan niaga, bisnis perhotelan, perkantoran, dan jasa keuangan termasuk perbankan. Dengan kondisi tersebut, maka Bank Syariah X di pandang perlu untuk memperluas jaringan di Kota Sungai Penuh, Kota Jambi. Agar dapat memenuhi segala kebutuhan masyarakat dari segi transaksi keuangan untuk memperoleh layanan perbankan yang beroperasi secara syariah dan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dengan prinsip Syariah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data kuantitatif, yang selanjutnya diperlukan pengukuran-pengukuran kuantitatif atas sasaran-sasaran yang telah ditetapkan. Pengukuran secara kuantitatif diperlukan untuk memudahkan evaluasi dan koreksi dengan mengetahui kelayakan dari suatu rencana investasi dari pembangunan outlet Kantor Cabang (KC) di wilayah Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Dalam mengukur studi kelayakan suatu investasi menggunakan payback period, net present value, profitability indeks, internal rate of return, dan BEP analysis.
Economic growth is a macroenomic indicator that describes the rate of economic growth in an area. In general, Sungai Penuh City in Jambi Provinces experiencing very rapid economic growth rate. Economic growth is mainly driven by trade, hotels and restaurants that are engines of economic growth Sungai Penuh City. In addition the economic growth Sungai Penuh City many supported by tourism sector. The growing volume of business in the city of Sungai Penuh followed by the development of market development as the commercial, hospitality, business, offices, and financial services including banking. Under these conditions, the Islamic Bank X is deemed necessary to expand the network in the Sungai Penuh City, Jambi province. In order to meet citizens needs in term of financial transactions to obtain services that operate Islamic Banking and to provide optimum service to the community with syariah principles. This study used a qualitative approach using quantitative data, which required further quantitative measurements of the targets set. Quantitative measurement is needed to facilitate the evaluation and correction by knowing the feasibility of an investment plan of development outlet branch (KC) Sungai Penuh City, Jambi Province. In a study measuring the feasibility of an investment using the payback period, net present value, profitability index, internal rate of return, and the BEP analysis.
Kata Kunci : Pertumbuhan ekonomi, kelayakan, investasi, dan pembangunan outlet