Analisis Praktek Corporate Social Responsibility di PT. Holcim Indonesia Tbk
Wirdaennisyah Fithrie Damanik, Mahfud Sholihin, M. Acc., Ph. D.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenCSR adalah suatu komitmen bersama dari seluruh stakeholders perusahaan untuk bersama-sama bertanggung jawab terhadap masalah-masalah sosial. Komitmen dan tanggung jawab terlihat ketika kegiatan CSR tersebut dilakukan dengan keterlibatan secara langsung oleh perusahaan dan dilakukan secara kontinu. Sejalan dengan prinsip triple bottom line (3P) kegiatan CSR harus diarahkan ke dalam (internal) yaitu para pemegang saham dan karyawan dan keluar (eksternal) perusahaan yaitu para masyarakat dan pemerintah yang secara tidak langsung terlibat dan mempengaruhi keberadaan perusahaan tersebut dalam menjalankan aktifitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik CSR yang dilaksanakan oleh PT. Holcim Indonesia Tbk dilingkungan internal maupun eksternal perusahaan dan mendeskripsikan dampak positif yang diperoleh perusahaan atas kegiatan CSR yang dilaksanakannya. Selanjutnya praktik CSR tersebut dievaluasi dengan prinsip-prinsip CSR yang terdapat dalam ISO 26000. Penelitian ini telah menggambarkan bahwa PT. Holcim Indonesia melaksanakan kegiatan bisnis dengan 6 pilar CSR yang telah ditetapkan perusahaan. CSR salah satu strategi dalam menjalankan bisnis perusahaan searah dengan visi dan misi perusahaan. Tidak hanya fokus mencari laba tetapi ingin menjadi solusi bagi masyarakat sekaligus tetangga yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi dan misi perusahaan. Pelaksanaan Program-program CSR secara kontinu telah membawa dampak-dampak positif baik bagi perusahaan dan stakeholders. Berdasarkan gambaran praktik CSR yang telah dilakukan perusahaan sesuai dengan prinsipprinsip CSR yang disebutkan dalam ISO 26000.
CSR is a joint commitment of all stakeholders of the company to jointly responsible for social problems. Commitment and responsibility are seen as CSR activities carried out by direct involvement by the company and carried out continuously. In line with the principles of triple bottom line (3P) CSR activities should be directed to the (internal), namely the shareholders and employees in and out (external) that the public companies and governments that are not directly involved and influence the company's existence in running activities. This study aims to describe the practice of CSR is carried out by PT. Holcim Indonesia Tbk both internal and external corporate environment, describing the positive impact of the acquired company over the implementation of CSR activities. Furthermore, the practice of CSR is analyzed with CSR principles contained in ISO 26000. This study has described the company conducts business with based on six pillars of CSR that have been set by the company. CSR became one of the company's business strategy in the running direction of the vision and mission. Not only focus on the profit-making but wanted to be a solution for the community as well as neighbors who contribute to improving the welfare of the community in accordance with the vision and mission. Implementation of CSR programs are continually been brought positive impacts for both the company and stakeholders. Based on the captured of CSR practices that have been carried out in accordance with the company's CSR principles specified in ISO 26000
Kata Kunci : corporate social responsibility, dampak positif CSR, ISO 26000