Laporkan Masalah

Analisa Kelayakan Bisnis Penyediaan Fasilitas Water Treatment Plant di Kawasan Industri dan Pergudangan Safe and Lock Sidoarjo

Rokhmad, Boyke R. Purnomo, S.E., M.M.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Tujuan dari analisa kelayakan bisnis ini adalah untuk mengalisa penyediaan fasilitas Water Treatment Plant type Brackist RO Desalination dilokasi pergudangan dan industri Safe and Lock dengan cara melakukan analisa aspek teknis dan komersial apabila diimplementasikan di lokasi tersebut dan menentukan jenis skenario strategi bisnis untuk mendapatkan keuntungan yang optimal untuk konsesi kontrak 25 tahun. Beberapa skenario bisnis akan diaplikasikan dalam analisa bisnis ini. Hasil analisa menunjukan bahwa dengan skenario kerjasama BOT penuh dan investor mengunakan pembiayaan proyek dengan 30 % dari modal sendiri dan 70% menggunakan pinjaman dari bank, didapatkan NPV sebesar Rp. 89.743.463.984, IRR dari investasi proyek tersebut adalah 24.5 % dan profitability index sebesar 1,876 apabila produksi air mencapai 80 % dari kapasitas desain yang terpasang. Karena nilai IRR diatas nilai MARR, maka investasi proyek dengan menggunakan skenario kerjasama BOT penuh dikategorikan layak untuk dilakukan. Strataegi bisnis dengan mengunakan pembagian biaya investasi awal dimana pihak pengembang mengambil tanggung jawab dengan membangun pipa distribusi karena termasuk bagian dari kewajiban yang harus dibangun oleh pengembang menunjukan NPV Rp 85.941.513.515 dan profitability index 2.357. Maka strategi ini akan lebih baik bagi investor daripada strategi dengan kerjasama BOT penuh karena biaya investasi awal lebih rendah dibandingkan dengan kerjasama BOT penuh. Variabel-variabel yang dianalisa dalam analisa sensitivitas adalah produksi air, harga jual air, biaya investasi awal dan biaya O&M. Harga jual air dan jumlah produksi air adalah variable yang sangat sensitif dalam investasi proyek ini. Jika produksi air mengalami penurunan sebesar 46 % dari kapasitas desain terpasang dan harga jual air mengalami penurunan sampai 45 % dari harga Rp 9.000/m3 maka akan mengakibatkan kerugian dalam investasi ini. Untuk meningkatkan nilai NPV dalam investasi ini perlu mencari teknologi yang baru yang bisa mengurangi pemakaian energi listrik dan pemakaian bahan kimia. Daur ulang limbah cair dari penghuni pergudangan untuk dijadikan sebagai sumber bahan baku dari Brackist RO Desalination akan mengurangi biaya restribusi pembelian bahan air baku dari deep well.

The objective of feasibility study is to analisys of providing facility of Water Treatment Plant type Brackist RO Desalination at area Safe and Lock Sidoarjo. The items of feasibility are : 1. To do technical and financial aspect analysis whether the investment will give commercial benefit if it will implement in area Safe and Lock. 2. Determine scenario of strategy business to get optimal profit for consestion contract for 25 years. There are two scenarios will be implemented in this business. The result shown that scenario using type cooperation full BOT and investor using project finance by 30 % own fund and 70 % from bank is obtained NPV Rp. 89.743.463.984. The IRR of investment project is 24.5 % and profitability index is 1. 876 when production water of Water Treatment Plant reaches 80 % from maximum design capacity. Due to the value of IRR is bigger compare with requirement rate of return as required MARR, the investment of the project within scenario cooperation full BOT is feasible to be implemented. The strategy business uses sharing initial investment where the developer take responsible to build all of distribution pipe due to this scope of work is part of facility of ware housing that shall be built by developer, the result shown that NPV Rp 85.941.513.505 and profitability index 2.357. This strategy is looking better for investor rather than strategy using cooperation full BOT due to initial investment cost is lower compare with strategy full BOT. Four variables are used in sensitivity analysis (demand water/ production water, sale price, initial invesment, O&M). Price and production water are most sensitive that influencing of the investment project. If production water decrease to 46 % from total maximum design capacity and sale price decrease to 45 % from Rp 9,000/m3, it will give impact to lost of investment. To increase value of NPV investment there should look for the new technology that can reduce consumption of electric energy and reduce chemical consumption. Recycling of waste water from tenants as source of raw water of Brackist RO Desalination can reduce cost of purchase of raw water from deep well.

Kata Kunci : NPV, IRR, Profitability Index, Payback period, BOT


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.