Laporkan Masalah

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Investasi Langsung Asing Di Indonesia

Lintang Widayanto, Prof. Marwan Asri, M.B.A., Ph.D.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Investasi Langsung Asing (ILA) merupakan sumber dana alternatif untuk pembangunan bagi negara berkembang seperti Indonesia yang tidak memiliki cukup dana dari dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Produk Domestik Bruto (PDB), nilai tukar Rupiah per Dollar Amerika (Rp/US$), dan inflasi terhadap ILA. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam rentang waktu 1990-2011. Data diambil dari database United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI), serta Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah model regresi linear berganda dengan bantuan software PASW Statistics 18. Hasil dari penelitian ini adalah PDB dan inflasi memiliki hubungan positif dengan ILA, sedangkan nilai tukar Rp/US$ memiliki hubungan yang negatif. Dari penelitian ini juga diketahui bahwa PDB dan nilai tukar RP/US$ memiliki hubungan yang signifikan dengan ILA dengan α=5%, sedangkan nilai tukar Rp/US$ baru akan mempengaruhi ILA secara signifikan dengan α=10%.

Foreign Direct Investment (FDI) is an alternate funding for developing country like Indonesia which doesn’t have sufficient domestic funding for its development. The purpose of this research is to determine the correlation between GDP, exchange rates of Rp/US$, inflation and FDI. Secondary data from 1990 to 2011 is used for this research. Data retrieved from United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI), and Badan Pusat Statistik (BPS). Anlysis Multiple Linear Regression method is solved by using PASW Statistic 18 software. The result of this research is PDB and inflation have positive correlation with FDI, while exchange rates of Rp/US$ has negative correlation. This research also conclude that GDP and exchange rates of Rp/US$ have strong correlation to FDI with α=5%, while inflation would just had strong correlation to FDI with α=10%.

Kata Kunci : ILA, PDB, nilai tukar Rp/US$, inflasi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.