Analisis Pengaruh Pengukuran Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Dengan Periode Pengamatan Tahun 2008-201)
Ghita Trisnamukti Oktanugroho, Taufikur Rahman, SE., M.B.A.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPertumbuhan industri manufaktur di Indonesia menjadi sebuah pertimbangan bagi penulis untuk melihat reaksi para pemegang saham dalam menilai kinerja perusahaan untuk menghasilkan pendapatan atau return yang diharapkan. Penilaian para pemegang saham ini ditunjukkan dari penilaian kinerja keuangan dengan analisis rasio keuangan untuk memberikan gambaran tentang sejauh mana penilaian kinerja keuangan dapat mempengaruihi reaksi para pemegang saham yang terlihat pada tingkat pendapatan atau return saham. Tujuan penelitian secara umum dilakukan untuk melakukan analisis terhadap pengaruh pengukuran kinerja keuangan dengan rasio keuangan baik secara partial maupun simultan yang mencakup komponen dalam rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas terhadap return saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2008-2011. Kriteria pemilihan perusahaan yang dijadikan sebagai sampel dalam penelitian didasarkan pada penerbitan laporan keuangan resmi yang telah diaudit dan informasi harga saham selama periode pengamatan. Data ini diperoleh dari Indonesia Stock Exchange (IDX) dan situs resmi perusahaan. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa variabel rasio keuangan secara keseluruhan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham. Hasil pengujian secara partial pada variabel rasio keuangan quick ratio (QR), debt to equity (DER), debt to assets (DAR), inventory turnover (INV), fixed asset turnover (FAT), total assets turnover ratio (TAT), return on equity (ROE), return on assets (ROA), dan profit margin on sales ratio (NPM) menunjukkan bahwa hanya variabel ROA dan DER yang memiliki pengaruh signifikan terhadap return saham.
Indonesia manufacture growth is now the primary consideration for researcher to analyze the stockholders perceptions on the company’s performance evaluation as a base to identify the return of their investment. Company’s performance evaluation is held based on analysis financial management ratio to give a comprehensive conclusion related to company performance to increase their corporate value and stockholder’s wealth (Stock Return). The aim of this research is to analyze the effect of company financial performance evaluation to stock return of manufacturing companies which are listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) either simultaneously and partially test. The researcher draws a sample on manufacturing companies which are listed in Indonesia Stock Exchange (IDX) as a population research. This drawing decision is based on company annual report and stock price due to research range time series. Indonesia Stock Exchange (IDX) and company official sites are the main database to collect the required information in the research process. Simultaneously, the result shows that financial ratio variables as a whole have a significant effect to the stock return. Partially, the result shows that quick ratio (QR), debt to assets (DAR), inventory turnover (INV), fixed asset turnover (FAT), total assets turnover ratio (TAT), return on equity (ROE), and profit margin on sales ratio (NPM) don’t have a significant effect to the stock return while return on assets (ROA) and debt to equity (DER) have a significant effect to the stock return.
Kata Kunci : Rasio Keuangan, Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Aktivitas, Rasio Profitabilitas, dan Return Saham