Hubungan Arus Kas dengan Besarnya Perubahan Dividen
Adrian Paulus Koeswara, Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.sc., Akt.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPada umumnya orang berpikiran bahwa laba merupakan faktor yang paling utama dalam menentukan besarnya dividen. Telah banyak peneliti yang gagal untuk membuktikan pengaruh faktor arus kas dalam menentukan besarnya perubahan dividen. Namun demikian, pada kenyataannya arus kas merupakan faktor yang lebih penting dalam menentukan besarnya dividen. Adelegan memang telah berhasil membuktikan pengaruh arus kas dalam penentuan kebijakan dividen. Namun demikian hasil penelitian tersebut baru dapat dibuktikan di negara yang sedang bertumbuh (emerging market). Oleh karena itu, dengan menggunakan model Adelegan, penulis ingin menguji dan membuktikan apakah model tersebut dapat memberikan hasil yang sama jika diterapkan di negara Indonesia (sebagai perwakilan dari negara yang sedang berkembang). Dari proses seleksi sampel diperoleh 17 perusahaan yang secara konsisten masuk dalam daftar LQ45 selama periode pengamatan. Dari jumlah tersebut, terdapat 13 perusahaan yang membagikan dividen selama tiga tahun berturut-turut (2008-2010). Data yang digunakan merupakan data sekunder, dimana rekapitulasi data laporan keuangan diperoleh berdasarkan publikasi Indonesian Stock Exchange LQ45. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan data panel, dimana pengujian hipotesis terdiri dari uji F an uji t pada derajat signifikansi 5%. Berdasarkan hasil perhitungan statistik deskriptif, dapat dilihat bahwa dari 13 perusahaan sampel, standar deviasi Operating Cash Flow lebih besar dibandingkan dengan Profit After Tax. Hasil ini didukung dengan kenyataan bahwa rentang nilai maksimum dan minimum pada variabel OCF cukup jauh dibandingkan dengan PAT. Kedua fakta ini menunjukkan bahwa kemampuan antar perusahaan sampel dalam menciptakan kelancaran arus kas operasionalnya sangat berbeda. Berdasarkan uji F, hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi telah sesuai dengan data yang dimiliki dalam penelitian. Selain itu berdasarkan uji t, hasil analisis menunjukkan bahwa Operating Cash Flow memiliki hubungan positif dengan besarnya perubahan dividen.
In general, people think that profit is the most important factor in determining the amount of dividends. Many researchers have failed to prove the influence of factors in determining the cash flows of dividend changes. However, the fact that cash flow is a more important factor in determining the amount of dividends. Adelegan has managed to prove the influence of cash flow in determining dividend policy. However, new research results can be proved in a country that is growing (emerging market). Therefore, using the Adelegan model, the authors wanted to test and prove whether the model can give the same results if applied in Indonesia country (as representatives of developing countries). Obtained from the sample selection process of 17 companies that are consistently on the list of LQ45 during the observation period. From that amount there were 13 companies that distribute dividends for three consecutive years (2008-2010). The data used are secondary data, where the recapitulation of the data obtained by the publication of financial laopran Indonesian Stock Exchange LQ45. Analysis technique used is multiple regression with panel data, which consists of testing the hypothesis test F's t test at significance level of 5%. Based on calculations of descriptive statistics, it could be seen that the sample of 13 firms, the standard deviation of Operating Cash Flow is greater than the Profit After Tax. These results are supported by the fact that the range of maximum and minimum values on a variable OCF is far enough in comparison with the PAT. Both of them indicate that the ability of inter-company sample in creating smooth operating cash flow is very different. Based on the F test, the analysis showed that the regression model was fit to the data held in the study. In addition, based on t test, analysis results show that the Operating Cash Flow has a positive relationship with the magnitude of dividend changes.
Kata Kunci : Perubahan Dividen, Arus Kas Operasi