Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Faktor Mikro dan Makro terhadap Penyaluran Kredit pada Bank Swasta Umum Devisa Nasional Periode 2006-2011

Adi Wibowo Noor Fikri, Dr. Hardo Basuki, M.Soc.Sc.

2013 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Selama rentang waktu 2006-2011, perbankan Indonesia khususnya Bank Swasta Devisa Nasional telah mengalami masa krisis keuangan dan masa sesudah krisis keuangan. Dimana dampak yang diakibatkan oleh krisis keuangan global tersebut turut menentukan perkembangan kredit perbankan nasional, disamping faktor keuangan bank itu sendiri. Sebagaimana diketahui Krisis keuangan global yang menimpa sektor perbankan Indonesia dan keuangan dunia dipicu oleh munculnya krisis atas subprime mortgage di Amerika Serikat dimulai tahun 2007. Akibatnya, antara lain, sektor perbankan mulai melakukan pengereman ekspansi kredit, terutama pada proyek-proyek jangka panjang, kredit valuta asing, dan kredit konsumsi (Kompas, 2008). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor mikro (DPK, Likuiditas, Capital Ratio, BOPO, ROA) dan faktor makro (Inflasi, GDP, Nilai Tukar) terhadap penyaluran kredit pada Bank Swasta Umum Devisa Nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPK berpengaruh secara signifikan dan berhubungan positif terhadap penyaluran kredit, sementara Likuiditas juga berpengaruh secara signifikan namun berhubungan negatif dengan penyaluran kredit pada Bank Swasta Umum Devisa Nasional. Sehingga untuk dapat meningkatkan penyaluran kredit pihak bank harus berupaya meningkatkan dana pihak ketiga namun tetap menjaga likuiditas agar optimal dalam menjalankan fungsi intermediarinya.

During the period 2006-2011, banks in Indonesia, particularly the National Private Bank, has experienced a period of financial crisis and the aftermath of the financial crisis. Where the impact of the global financial crisis that helped determine the development of a national bank credit, in addition to financial factors the bank itself. It is known that the global financial crisis that hit Indonesia's banking sector and world financial crisis triggered by the emergence of the subprime mortgage crisis in the United States began in 2007. As a result, among other things, the banking sector credit expansion began braking, especially on long-term projects, foreign currency loans and consumer loans (Kompas, 2008). The purpose of this study was to analyze the influence of micro factors (DPK, Liquidity, Capital Ratio, BOPO, ROA) and macro factors (inflation, GDP, Exchange Rate) for credit in the Private Bank National Commercial Foreign Exchange. The results showed that DPK significant influence and positively related to credit, while liquidity is also affected significantly but negatively associated with lending on Public Private Foreign Exchange National Bank. So as to be able to increase lending, the bank should seek to increase thirdparty funds while still maintaining liquidity in order to function optimally in intermediary role.

Kata Kunci : Bank Swasta, Kredit, Mikro, Makro


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.