Pengaruh Kepemimpinan yang Melayani (Servant Leadership) dan Tingkat Kepercayaan (Trust) Karyawan pada Pimpinan terhadap Komitmen Karyawan (Studi Kasus PT. STS)
Adi Dharma Putra, Prof. Dr. Djamaludin Ancok, MA.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenPT STS sebagai salah satu pemain utama dalam jaringan properti di Indonesia selama kurun waktu 21 tahun telah berhasil menuai sukses dalam pengembangan riil seluruh lini usahanya, terbukti dengan tingkat hunian yang rata-rata mencapai di atas 90% untuk seluruh unit propertinya. Namun secara internal ada indikasi lemahnya kepemimpinan dan kepercayaan karyawan terhadap pimpinan yang bertendensi memengaruhi komitmen karyawan pada organisasi. Kondisi ini terkuak saat melihat data turn-over karyawan (2007-2011) yang mencapai rata-rata 9.6% dari batas normal sebesar 8% (untuk industri retail dan service) dan tingginya angka keterlambatan kerja (2007-2011) yang cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dimana penulis menyebar kuesioner kepada 100 orang karyawan dan melakukan wawancara kepada 3 orang karyawan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah penerapan kepemimpinan yang melayani (Servant Leadership) dan kepercayaan karyawan terhadap pimpinan (Trust in Leader) akan berpengaruh secara signifikan dalam memengaruhi komitmen karyawan terhadap organisasi (Organizational Commitment) di PT. STS, mengingat bahwa seiring dengan berkembangnya geliat bisnis PT. STS dan seluruh jajaran pimpinan harus dapat membangun sebuah kerjasama yang berlandaskan trust agar perusahaan dapat sukses dalam seluruh lini propertinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Servant Leadership dan Trust in Leader memiliki kontribusi yang kuat dan pengaruh yang signifikan terhadap Organizational Commitment. Secara parsial, Servant Leadership memiliki sifat hubungan yang “cukup kuat, searah, dan signifikan†terhadap Organizational Commitment dengan besarnya pengaruh terhadap Organizational Commitment yang masih rendah. Trust in Leader memiliki sifat hubungan yang “kuat, searah, dan signifikan†terhadap Organizational Commitment, dengan besarnya pengaruh terhadap Organizational Commitment juga masih rendah, namun lebih besar dibandingkan Servant Leadership. Jadi kedua variabel ini perlu ditingkatkan oleh PT. STS bagi seluruh jajaran pimpinan agar dapat meningkatkan komitmen karyawan terhadap organisasi.
As one of the main players in the property industry in Indonesia, PT STS has been successful in developing its numerous line of business for 21 years, which is proven by the 90% average of occupancy rate for all its properties. However, internally there are indications of weakness of leadership and employees’ lack of trust of the employers, which has a tendency to affect the employees’ commitment to the organization as a whole. This condition has become obvious when looking at the employees’ turn over data (2007 – 2011) that reaches an average of 9.6% compared to the normal limit of 8% (for retail and service industry) and the high numbers of employee’s tardiness data (2007 – 2011), which increases every year. This research uses the quantitative and qualitative methods where the writer has collected 100 questionnaires and conducted 3 interviews with the company’s employees. This research is aimed to show whether the implementation of Servant Leadership and Trust in Leader will significantly influence employees’ Organizational Commitment at PT STS, keeping in mind that during the course of business development, PT STS and its leaders has to build a strong relationship based on trust in order for the company to be successful in all its properties. The result of this research has shown that Servant Leadership in concurrent with Trust in Leader has a strong contribution and significant influence on Organizational Commitment. Partially, Servant Leadership has a “quite strong, one-way, and significant†relationship with Organizational Commitment with a low influence towards Organizational Commitment. Trust in Leader has a “strong, one-way, and significant†relationship with Organizational Commitment, which is also low, but is still higher, compared to Servant Leadership. These two variables have to be improved by PT STS by all its leaders so the commitment level of employees to the organization can be improved.
Kata Kunci : Kepemimpinan Yang Melayani (Servant Leadership), Kepercayaan (Trust), Komitmen Karyawan (Organizational Commitment)