PERBEDAAN PREVALENSI DAN SEROTIPE VIRUS DENGUE PADA NYAMUK Aedes aegypti YANG BERASAL DARI KELURAHAN PAGUTAN DAN PAGUTAN TIMUR KECAMATAN MATARAM
NURUL INAYATI, Prof. dr. Supargiyono, DTM
2012 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar dan BiomedisKecamatan Mataram merupakan salah satu daerah endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) di provinsi Nusa Tenggara Barat, jumlah kasus DBD dari tahun ke tahun dilaporkan selalu meningkat. Pagutan merupakan Kelurahan yang kasusnya selalu tinggi sedangkan Pagutan Timur merupakan Kelurahan dengan kasus yang rendah. Walaupun demikian data tentang kepadatan nyamuk Ae. aegypti serta prevalensi nyamuk Ae. aegypti yang mengandung virus dengue dan serotipe yang dominan belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kepadatan nyamuk Ae. aegypti, prevalensi virus dengue dan serotipe yang dominan di Kelurahan Pagutan dan Pagutan Timur Kecamatan Mataram. Koleksi nyamuk Ae. aegypti dilakukan dengan cara memasang ovitrap di dalam dan di luar rumah penduduk yang dipilih secara acak. Kepadatan nyamuk diketahui dengan menghitung rata-rata jumlah nyamuk yang dapat menetas dari telur yang dikoleksi per rumah. Prevalensi virus dengue dihitung dari persentase nyamuk Ae. aegypti yang mengandung virus dengue yang diperiksa dengan metode imunositokimia menggunakan antibodi monoklonal anti-dengue DSSE10, sedangkan serotipe virus dengue ditentukan dengan metode Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction menggunakan primer spesifik Lanciotti. Kepadatan nyamuk Ae. aegypti di Kelurahan Pagutan lebih tinggi secara bermakna dibanding di Kelurahan Pagutan Timur, (p<0,05). Rata-rata jumlah nyamuk per rumah adalah 16 ekor di Kelurahan Pagutan dan 11,8 ekor di Kelurahan Pagutan Timur. Prevalensi virus dengue nyamuk Ae. aegypti di Kelurahan Pagutan sebesar 18,4%, sedangkan di Kelurahan Pagutan Timur sebesar 14,3%, secara statistik perbedaan tersebut tidak bermakna (p>0,05). Serotipe virus dengue di Kelurahan Pagutan adalah dengue 1, dengue 2 dan dengue 3, sedangkan di Kelurahan Pagutan Timur adalah dengue 1. Kepadatan nyamuk Ae. aegypti di Kelurahan Pagutan berbeda dibanding di Kelurahan Pagutan timur. Prevalensi virus dengue pada nyamuk Ae. aegypti yang berasal dari Kelurahan Pagutan tidak berbeda dengan yang berasal dari Pagutan Timur. Serotipe virus dengue yang ditemukan di Kelurahan Pagutan berbeda dengan di Kelurahan Pagutan Timur.
Background: Sub district of Mataram is one of endemic area of Dengue Haemoraghagic Fever in the West of Nusa Tenggara province, the number of dengue cases are reported increasing every years. Pagutan is a village that has been reported as higth case incidance area and Pagutan Timur as low case insidance area. Objectives: The aims of this study is to determine the density of the Ae. aegypti mosquitoes and to know the prevalence and dominant serotypes of dengue virus in the Ae. aegypti mosquitoes from the village of Pagutan and Pagutan Timur Mataram sub district. Methods: The Collection of Ae. aegypti mosquitoes were conducted by ovitrap provided in door and out door of randomly selected houses. The mosquitoes density was determined by calculating the average number of mosquitoes emerged from eggs collected each houses. The prevalence of dengue virus were calculated by the percentage of mosquitoes that containing of dengue virus as examined by immunocytochemistry method, using the monoclonal antibody anti-dengue DSSE10, while dengue virus serotypes determined by Reverse Transcriptase- Polymerase Chain Reaction using Lanciotti specific primers. Results: The density of Ae. aegypti mosquitoes from Pagutan is significantly higher than Pagutan Timur Village (p<0,05). The confirmed statistical analysis with Paired t test were obtained. The prevalence of dengue virus in Pagutan and Pagutan Timur are 18,4% and respectively 14,3%. The serotypes of dengue virus in Pagutan areas is dengue 1, dengue 2 and dengue 3, whereas in Pagutan Timur areas is dengue 1. Conclusion: There is diffences of mosquitoes density, prevalence and the serotypes of dengue virus found in Ae. aegypti mosquitoes from Pagutan and Pagutan Timur in the sub district of Mataram.
Kata Kunci : kepadatan nyamuk, Ae. aegypti, virus dengue, prevalensi dan serotipe