Praktek keselamatan pasien bedah di RSUD Sumbawa
Eva Tirtabayu Hasri, Dr. Fitri Haryani, S.Kp, M.Kes
2013 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Lebih dari satu abad perawatan bedah telah menjadi komponen penting dari perawatan kesehatan di seluruh dunia. World Health Organization (WHO) memperkirakan sebesar 50% dari komplikasi dan kematian dapat dicegah di negara berkembang. WHO memprediksi bahwa dampak dari intervensi bedah pada sistem kesehatan masyarakat akan juga terus tumbuh. Untuk alasan ini, WHO telah melakukan inisiatif untuk upaya keselamatan bedah dengan memperkenalkan dan melakukan uji coba surgical safety checklist (SSCL) sebagai upaya untuk keselamatan pasien, mengurangi angka kematian dan kecacatan. Tujuan: Untuk mendeskripsikan praktek keselamatan pasien dengan menggunakan SSCL di ruang bedah RSUD Sumbawa. Metode: Jenis penelitian merupakan Observasional dengan rancangan Cross sectional. Subjek penelitian ini adalah semua pasien yang dijadwalkan mengalami pembedahan mayor 28 Mei sampai 20 Juli 2012 di RSUD Sumbawa. Sampel penelitian sebesar 93 responden terdiri dari 44 pasien bedah elective dan 49 pasien bedah emergency. Dilakukan observasi dengan menggunakan instrumen surgical safety checklist terhadap pelaksanaan pembedahan mayor. Data yang terkumpul dianalisi dengan analisa distribusi frekuensi. Hasil dan pembahasan: Pelaksanaan surgical safety checlist yang pelaksanaannya sesuai dengan tindakan pembedahan di RSUD Sumbawa pada fase sign in adalah item SI 6 berupa kelengkapan anestesi di cek dan SI 7 berupa pulse oximeter pasien berfungsi sebesar (100%) dilakukan. Fase time out pada item TO 7 berupa review peralatan bedah steril sebesar 100% dilakukan dan pada fase sign out item SO 1 berupa konfirmasi jenis prosedur selesai operasi dan SO 2 berupa konfirmasi penghitingan jumlah peralatan, kasa dan jarum sebesar 100% tidak pernah dilakukan. Kesimpulan dan saran: Fase yang paling banyak kesesuaian dengan surgical safety checklist pada fase sign in. Diharapkan bagi pihak manajement untuk menggunakan surgical safety chcklist dapat memfasilitasi peningkatan mutu pelayanan dengan penggunaan surgical safety checklist WHO dalam prosedur pembedahan.
Background: More than a century of surgical treatment has become an important component of health care around the world. World Health Organization (WHO) estimates of 50% of a complication and death preventable in the developing world. WHO predicts that the impact of surgical intervention in the public health system will also continue to grow. For this reason, WHO has initiated an effort to introduce surgical safety and testing surgical safety checklist (SSCL) in an attempt to patient safety, reduce mortality and disability. Objective: To describe the practice of patient safety by using the SSCL in the operating room of RSUD Sumbawa. Method: Observational research is a type of cross-sectional design. The subjects of this study were all patients who had major surgery scheduled 28 May until 28 July 2012 in RSUD Sumbawa. Research sampel at 93 patient consist of 44 elective surgery and 49 emergency surgery. The observation is done by using the instruments surgical safety checklist of implementation of major surgery. The data collected was analyzed by frequency distribution analysis. Result and discussion: Implementation of appropriate surgical safety checlist with surgery in RSUD Sumbawa in phse sign in is SI 6 item of the completeness of anesthesia in the form of checks and SI 7 pulse oximeter to function at 100% of patients do. Phase time out in item TO 7 of sterile surgical equipment reviews at 100% done and the sign out the items SO 1 phase of the operation is complete confirmation of this type of procedure and SO 2 confirmation amount of the equipment, gauze and needles of 100% is never done. Conclusion and recommendation: Phase compatibility with most surgical safety checklist on the phase sign in. Expected for the Management to use a surgical safety chcklist can facilitate improved quality of service with the use of the WHO surgical safety checklist in surgical.
Kata Kunci : Surgical safety checklist