ANALISIS BIAYA MAKAN YANG HILANG PADA PENYELENGGARAAN MAKANAN SISTEM OUT SOURCING DI RSUD YOWARI JAYAPURA - PAPUA
Evelina Fransina, Susetyowati, DCN, M.Kes
2012 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatarbelakang: Pelayanan gizi di rumah sakit adalah pelayanan gizi yang disesuaikan dengan keadaan pasien berdasarkan keadaan klinis, status gizi, dan status metabolisme tubuhnya. Keadaan gizi pasien sangat berpengaruh pada proses penyembuhan penyakit. Penyelenggaraan makanan dengan sistem outsourcing di rumah sakit merupakan bentuk penyelenggaraan makanan dengan memanfaatkan perusahaan jasa boga atau catering. Biaya makan merupakan komponen mayoritas dari manajemen keuangan rumah sakit dan merupakan tantangan bagi manajemen untuk dapat mengendalikannya dalam mencapai standar kualitas makanan yang tinggi. Tujuan:Menganalisis biaya makan yang hilang pada penyelenggaran makan dengan sistem outsoucing di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura. Metode: Jenis penelitian observasional dengan rancangan penelitian studi cross sectional. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Yowari, subyek penelitian yang mendapatkan pelayanan makanan rumah sakit. Analisa menggunakan uji chisquare untuk mengetahui hubungan dari variabel bebas, serta variabel terikat sisa makanan dan biaya makan yang hilang didekripsikan secara prosentase. Hasil : Mutu makanan hidangan lauk hewani berhubungan secara signifikan (Ï <0,05), mutu makanan hidangan sayuran dan mutu makanan hidangan buah masing-masing berhubungan secara sigifikan (Ï<0,05)dengan sisa makanan hidangan sayuran maupun sisa makanan hidangan buah. Mutu makanan hidangan makanan pokok dan Mutu makanan hidangan lauk nabati tidak berhubungan ( Ï> 0,05) terhadap sisa makanan masing-masing hidangan. Adanya biaya yang hilang dari sisa makanan mencapai 16,7% dari total biaya yang di sediakan. Kesimpulan: Mutu makanan lauk hewani berhubungan dengan sisa lauk hewani. Mutu makanan sayuran berhubungan dengan sisa hidangan sayuran, Mutu makanan hidangan buah berhubungan dengan sisa hidangan buah.Sedangkan Mutu makanan hidangan makanan pokok, dan mutu makanan hidangan lauk nabati , masing-masing tidak berhubungan sisa makanan dengan makanan pokok maupun sisa lauk nabati. Adanya biaya yang hilang sebesar 16,7% dari sisa makanan yang disiapkan penyelengaraan makan sistem outsourcing.
Background: Nutrition service in hospitals is a service that has been adjusted to the condition of patients based on clinical condition, nutrition status, and status of physical metabolism. Nutrition condition of patients greatly affects the process of healing. Food provision through outsourcing system at hospitals is a form of food provision that utilizes catering service. Food cost is a major component of hospital financial management and a challenge for the management to control it to achieve high standard of quality food. Objective: To analyze the cost of missing foods in the provision of foods using outsourcing system at Yowari Hospital District of Jayapura. Method: The study was observational with cross sectional study design. Location of the study was Yowari Hospital. Subject of the study were patients that got hospital food service. Data analysis used chi square test to identify association of independent variables and dependent variables of leftover and the cost of missing foods was described in percentage, Results: Quality of food of animal side dish was significantly associated (p<0.05), quality of food of vegetable dish and fruit dish were significantly associated (p<0.05) with leftover of both vegetable dish and fruit dish. Quality of staple food dish and vegetable side dish were not associated (p>0.05) with leftover of each dish. Missing cost of leftover was as much as 16.7% of the total cost provided. Conclusion: Quality of food of animal side dish was associated with leftover of animal side dish. Quality of food of vegetable dish was associated with leftover of vegetable dish. Whereas quality of staple food dish and vegetable side dish was not associated with leftover of both staple food dish and vegetable side dish. There was missing cost as much as 16.7% of leftover provided by food provision outsourcing system.
Kata Kunci : Mutu Makanan, Sisa Makanan, Biaya makan yang hilang, penyelengaraan makanan sistem Outsourcing.