Laporkan Masalah

Budaya Kerja Buruh Gendhong Wanita di Pasar Beringharjo

Cahyaningsih, Fathul Himam.,Ph.D,

2012 | Tesis | S2 Psikologi

Peran wanita yang semakin meningkat dalam ketahanan ekonomi keluarga tidak perlu diragukan lagi. Sektor yang dipilih dalam menjalankan usaha lebih banyak bergerak di bidang informal karena dianggap lebih cocok untuk kaum wanita. Salah satu yang termasuk dalam sektor ini adalah buruh gendong wanita di pasar Beringharjo. Penelitian yang menggunakan perspektif etnografi dan fenomenologi ini bertujuan untuk memahami esensi atau makna dan dimensi dari budaya kerja yang dimiliki oleh para buruh gendong wanita serta pengaplikasiannya sehingga mampu mempertahankan usahanya. Responden yang terdiri dari tiga orang buruh gendong wanita akan dilibatkan dengan menggunakan observasi dan wawancara dalam proses pengumpulan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna budaya kerja yang dimiliki oleh buruh gendhong wanita di pasar Beringkarjo adalah relasi, yang pertama; relasi dengan konsumen yang terdiri dari persaudaraan atau dadhi sedhulur, jujur atau temen. Kedua; relasi dengan sesama rekan buruh gendhong yang terdiri dari rukun atau guyub dan saling tolong. Di samping itu sikap nerima ditunjukkan dengan yang pertama, adanya penerimaan bahwa rejeki sudah diatur oleh Tuhan; kedua, doa dan harapan; dan yang ketiga, semangat untuk memperoleh rejeki dalam menjalankan profesinya. Budaya yang dibentuk dan diperkenalkan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya yang menjadi role model ini mampu membuat para buruh gendhong memiliki coping yang digunakan untuk bertahan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi sebagai buruh gendhong serta turut menentukan kualitas hidup.

Kata Kunci : budaya kerja, pekerja wanita, sektor informal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.