Laporkan Masalah

GOOD GOVERNANCE DALAM KERJA SAMA PEMBANGUNAN INTERNASIONAL: KEMITRAAN INDONESIA-JERMAN DI PROVINSI D.I. YOGYAKARTA TAHUN 2008

DEMEIATI NUR KUSUMANINGRUM, Dr. Poppy S. Winanti, MPP

2012 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan Internasional

Pembangunan adalah topik yang selalu peka zaman. Berbagai minat studi mengkaji topik pembangunan dari pisau analisis yang berbeda-beda. Dalam studi Hubungan Internasional, pembangunan dipandang mampu menjembatani kesenjangan antara negara maju dan negara sedang berkembang yang populer dengan ‘fenomena Utara- Selatan’. Pembangunan menjadi kata kunci dalam upaya menciptakan tatanan dunia yang lebih maju dan sejahtera. Kerja sama pembangunan -yang mengemuka pasca Perang Dunia II- melibatkan banyak aktor baik negara, masyarakat sipil, maupun istitusi donor dan lembaga keuangan internasional. Berdasarkan pengalaman Indonesia, krisis Orde Baru menjerat pemerintah pada pinjaman luar negeri yang cukup besar. Cairnya pinjaman dari lembaga donor internasional harus disertai dengan program-program penyesuaian struktural (SAP) yang disyaratkan dengan ketat. Mekanisme tersebut pada akhirnya meliberalisasi politik-ekonomi Indonesia dan menimbulkan masalah-masalah sosial baru. Tesis ini berpijak dari adanya perubahan struktur internasional yang merujuk pada relasi antara pembangunan dan mekanisme bantuan luar negeri. Mekanisme SAP yang cenderung dilematis bertransformasi menjadi norma good governance dan mendapat sambutan luar biasa di Indonesia. Good governance diklaim sebagai bentuk pemerintahan yang terbaik. Pemerintahan yang ‘legitimate’ harus memenuhi prinsipprinsip; akuntabilitas, transparansi, responsivitas, kesamaan dan keadilan, efektivitas dan efisiensi, kepastian hukum, partisipatif, dan berorientasi konsensus. Good governance juga menjadi isu penting dari kemitraan Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta dan Pemerintah Jerman dalam bidang reformasi administratif tahun 2008. Tesis ini menggambarkan perjalanan proses internalisasi norma good governance pada tiga level struktur pemerintahan baik sistem internasional, nasional/Indonesia, dan pemerintahan daerah/provinsi D.I. Yogyakarta. Tentu saja, mengemukanya good governance dipengaruhi oleh peran pada aktor transnasional dan faktor-faktor intersubjektif yang melatarbelakanginya. Sehingga, analisis tesis ini akan mengarah pada pengakuan kekuatan normatif yang mampu menyusun dan meruntuhkan sebuah struktur rezim internasional.

-

Kata Kunci : Good Governance, Internalisasi Norma, Reformasi Administratif


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.