Laporkan Masalah

PARADIGMA EKO-EFISIENSI DALAM AKUNTANSI BIAYA SEBAGAI PEMBENTUK PREFERENSI PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJER PERHOTELAN BAGI PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Wika Harisa Putri, Prof. Dr. Gudono, MBA.,

2012 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi

Ekoefisiensi telah berkembang menjadi wacana yang penting dalam dunia bisnis. Sejak kemunculannya dalam forum World Business Council on Sustainable Development (WBCSD) tahun 1992, ekoefisiensi dianggap mampu membuka jalan bagi upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Namun, dalam berbagai upaya implementasi ekoefisiensi, konsep ini selalu dihadapkan pada tantangan efektivitas biaya dan nilai investasi. Walaupun banyak diprediksikan akan membawa keberhasilan dalam penghematan penggunaan sumberdaya, keraguan para manajer dalam implementasi banyak terlihat, dan masih harus menggunakan command and control approach. Penelitian ini sedikit banyak membuktikan bahwa pengaruh kebijakan sebagai bentuk nyata dari command and control approach masih sangat mendominasi implementasi ekoefisiensi. Dengan menggunakan metode conjoint analysis dan mengambil manajer perhotelan sebagai responden, penelitian ini membuktikan bahwa eko-efisiensi akan menjadi preferensi manajer ketika benefit dari aspek ekonomis terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan benefit dari aspek lingkungan

Ecoefficiency has became important discourse in business worldsince emerged in the World Business Council on Sustainable Development (WBCSD) forum in 1992. It is considered to be one of starting point for sustainable development. However, efforts to implement ecoefficiency faces many challenges, especially related to cost effectiveness and investment value. Though it is predicted to be succeed in saving resources, many professional managers still doubt to implement it. It made command and controal approach oftenly used to implement the ecoefficiency concept. The study proves that the policy influence, as manifestation of command and control approach, still dominating the eco-efficiency implementation in the business world. Using conjoint analysis method and hotel managers as respondents, the study proves that the eco’-efficiency will become managers’ preference when the benefits of the economic aspect seem to be more predominant than the benefit of environment aspect.

Kata Kunci : ekoefisiensi, pembangunan berkelanjutan, command control approach


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.