Mengidentifikasi Faktor-Faktor Penentu Bagi Kesuksesan Proyek Pengelolaan Bencana: Studi Kasus Pengelolaan Pemulihan Pascabencana Letusan Gunung Merapi di Indonesia
Riskha Tri Budiarti, Bapak Dr. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M.
2012 | Tesis | S2 ManajemenPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengelolaan bencana Gunung Merapi dan mengidentifikasi faktor-faktor penentu kesuksesan pengelolaan bencana letusan gunung-api. Studi kasus ini dilakukan pada empat proyek yang menangani pengelolaan pemulihan pascabencana letusan Gunung Merapi tahun 2010. Keempat proyek tersebut adalah proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascaerupsi Merapi oleh pemerintah, proyek kajian model pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat lereng Merapi secara terintegrasi oleh Universitas Gadjah Mada, pemulihan ekonomi oleh Aksi Cepat Tanggap, dan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi masyarakat dan permukiman berbasis komunitas (Rekompak). Hasil penelitian pada keempat proyek tersebut menemukan bahwa pengelolaan pemulihan pascabencana letusan Gunung Merapi merupakan pengelolaan yang kompleks karena menyangkut aspek-aspek kehidupan manusia. Penelitian ini juga menemukan faktor-faktor penentu kesuksesan proyek pengelolaan pemulihan pascabencana letusan Gunung Merapi. Tidak terdapat perbedaan yang mencolok dari sisi faktor-faktor penentu kesuksesan bagi proyek fisik maupun non fisik, namun terdapat keragaman CSFs yang ditemukan meskipun tidak terlalu besar. Faktor-faktor penentu kesuksesan yang dapat diidentifikasi dari keempat proyek adalah persiapan untuk pengurangan risiko bencana; koordinasi dan kolaborasi; partisipasi dan keselarasan dengan masyarakat; kemampuan dan dedikasi SDM Pelaksana. Keempat faktor ini bisa menjadi preposisi yang bisa dihasilkan dalam penelitian ini.
The purpose of this Research are analizing disaster management of Mt Merapi and identifiying critical success factors of disaster management of volcano. A case study of four project which doing activities in rehabilitation and reconstruction after Mt Merapi Eruption in 2010. They are rehabilitation and reconstruction project of goverment of Indonesia; Assessment Model for an Integrated Socio-Economic Recovery of Mt.Merapi Victims; economic recovery by Aksi Cepat Tanggap; and society and settlement reconstruction based on Community (Rekompak). This reseacrh find that disaster management of rehabilitation after Mt. Merapi erruption is a complex management since cover livelihood aspects of people. This research also find critical success factors for rehabilitation project after Mt. Merapi erruption. There is no significant different between physic project and non-physic project. But there is variety CSFs among projects. Critical Succsess factors that can be identified from the four projects are the preparation for disaster risk reduction; coordination and collaboration; participation and alignment with the community; and ability and dedication of human resource. These factors can be a preposition that can be produced in this study.
Kata Kunci : manajemen proyek, manajemen bencana, studi kasus, bencana alam, analisis konten, faktor-faktor penentu kesuksesan