UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI KEGIATAN SIMPAN PINJAM BAGI PEREMPUAN DALAM PNPM MANDIRI RESPEK DI DISTRIK SENTANI DAN DISTRIK KEMTUK GRESI KABUPATEN JAYAPURA
HAYKE FRARO, Dr. Nunuk Dwi Retnandari
2012 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikPemerintah Provinsi Papua mengeluarkan Rencana Strategis Pembangunan Kampung (RESPEK) melalui skema PNPM Mandiri Respek pada tahun 2007, yang bertujuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan. Salah satu kegiatan yang ada di dalam program PNPM Mandiri Respek ini adalah kegiatan simpan pinjam bagi kelompok perempuan (SPP). Dari 19 (sembilan belas) distrik yang mendapatkan alokasi pinjaman, hanya terdapat 5 (lima) distrik yang telah mengembalikan dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) sementara distrik yang lain tidak mengembalikan. Untuk itu studi ini memilih 2 lokasi yaitu Distrik Sentani dan Distrik Kemtuk Gresi. Hal ini dikarenakan dua distrik tersebut memiliki tingkat pengembalian dana simpan pinjam perempuan yang berbeda. Ada tiga upaya utama dalam pemberdayaan, yaitu melakukan upaya pemberian kesempatan, pemihakan, dan perlindungan. Upaya pemberian kesempatan adalah upaya memberikan kesempatan kepada kelompok masyarakat berkemampuan lemah yang dilakukan secara sengaja dan terukur. Upaya pemihakan adalah upaya memberikan pemihakan yang berjalan terpadu dengan upaya pemberian kesempatan. Upaya perlindungan adalah melindungi yang lemah. Dalam program pemberdayaan perempuan, dibutuhkan pendekatan yang tepat dan sesuai dengan kelompok masyarakat yang dituju, salah satunya melalui kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesempatan berusaha pada masyarakat kurang mampu khusunya perempuan, memberikan kemudahan akses permodalan, pelestarian dan pengembangan modal usaha. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jayapura, khususnya pada Distrik Sentani dan Distrik Kemtuk Gresi. Sumber data dalam penelitian ini adalah terdiri dari data primer dan data sekunder. Pemilihan narasumber menggunakan teknik non random sampling yaitu create based selection. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan melalui kegiatan simpan pinjam perempuan di Distrik Sentani baik dan Distrik Gresi kurang baik. Keberhasilan Distrik Sentani tersebut antara lain diwujudkan dengan adanya peningkatan kesempatan berusaha pada masyarakat yang kurang mampu untuk membuka peluang kerja produktif maupun adanya kemudahan akses permodalan usaha sebagai pemanfaat maupun kelompok usaha. Di Distrik Kemtuk Gresi kaum perempuan hanya mau menerima dana SPP namun belum adanya mental dagang sehingga tidak dapat mengelola usaha dengan baik. Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan simpan pinjam perempuan di Distrik Sentani dan Distrik Kemtuk Gresi dipengaruhi oleh faktor peran serta masyarakat dan faktor sosial ekonomi masyarakat. Peran serta kaum perempuan diantaranya adalah keaktifan anggota kelompok untuk melakukan usulan SPP dan dalam proses pelaksanaannya. Aspek sosial ekonomi juga berpengaruh terhadap pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui SPP. Distrik Sentani yang letaknya di dalam kota sangat mempengaruhi pola pikir masyarakatnya yang ingin untuk berkembang sedangkan Distrik Kemtuk Gresi yang letaknya jauh dari kota masih dipengaruhi oleh kondisi alam dan minimnya tingkat pendidikan. Rekomendasi penelitian ini adalah bagi Pemerintah Kabupaten Jayapura diharapkan untuk menyiapkan tenaga Pendamping Distrik yang handal dalam artian mampu untuk memahami karakter sosial masyarakat setempat. Pendamping Distrik di Distrik Sentani dan Distrik Kemtuk Gresi untuk melibatkan tokoh adat dan tokoh agama (organisasi gereja) dalam pengelolaan dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP).
-
Kata Kunci : Pemberdayaan, Perempuan dan Simpan Pinjam Perempuan.