Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM (Studi di Desa Wisata Candirejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah )

Sulaiman, AAGN Ari Dwipayana, M.Si.

2013 | Tesis | S2 Ilmu Politik minat Politik Lokal & Otonomi Daerah

Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah adalah bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini berbicara tentang Pengembangan Desa Wisata Berbasis Community Based Tourism di Desa Wisata Candirejo Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Pengembangan desa wisata di Desa Wisata Candirejo diawali oleh munculnya ide dari Kepala Desa yang ingin menjadikan desa candirejo menjadi desa wisata dan ide tersebut didukung oleh masyarakat Desa Candirejo. Desa Candirejo mulai dirintis untuk menjadi desa wisata pada tahun 1992 dan diresmikan menjadi desa wisata pada tahun 2003. Keinginan untuk menjadikan Desa Candirejo menjadi desa wisata adalah karena melihat kondisi perekonomian masyarakat yang kurang baik dan letah Desa Candirejo yang tidak jauh dari Candi Borobudur. Setelah diresmikan menjadi desa wisata pada tahun 2003 berbagai perubahan Desa Candirejo karena pengembangan desa wisata candirejo ini adalah pengembangan pariwisata berbasis komunitas (community Based Tourism) dimana pengelolaannya langsung oleh masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif Kualitatif dimana lebih pada pertanyaan bagaimana pengembangan desa wisata berbasis komunitas serta manfaatnya bagi masyarakat Desa Candirejo yang terjadi hingga saat ini. Data yang digunakan untuk melihat fenomena yang ada adalah data primer dan sekunder. Data primer diolah dari hasil mencatat dan mewawancarai langsung terhadap obyek yang terkait dengan penelitian ini. Sedangkan data sekunder didapatkan dari kajian, regulasi, dokumentasi, dan dari bahan lain yang mendukung. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa, semenjak Desa Candirejo ditetapkan menjadi desa wisata telah mengalami perubahan dalam kehidupan sosial ekonominya. Manfaat dari pengembangan desa wisata dengan partisipasi masyarakat di desa candirejo membawa perubahan sehingga masyarakat desa candirejo memiliki sumber pendapatan baru selain mereka sebagai petani dan perubahan terhadap kehidupan sosial walaupun hanya sebagian masyarakat Desa Candirejo yang terlibat atau yang mendapatkan manfaat dari kegiatan pariwisata yang ada di Desa Candirejo ini, secara signifikan masyarakat Desa Candirejo tidak terpengaruh oleh budaya dari wisatawan. Dan juga kegiatan pariwisata di Desa Candirejo memberikan peluang kepada masyarakat menjadi pelaku wisata walaupun hanya sebagian masyarakat yang terlibat, adanya wadah seperti Koperasi Desa Wisata ini juga memudahkan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pariwisata. Dengan demikian pengembangan Desa Candirejo menjadi desa wisata mampu membawa perubahan kehidupan masyarakat Desa Candirejo walaupun tidak semua masyarakat merasakan manfaat dari kegiatan pariwisata.

Development by the government is aimed to improve economy growth and social welfare for the society. The research is about the Tourism Village Development based on community Based Tourism in Tourism Village of Candirejo, Borubudur County, Magelang Regency, Middle Java Province. Improvement of village tourism in Candirejo was initiated by the village chief who wanted Candi Rejo village to be tourism village and this idea was supported by the village’s residences. Candirejo was pioneered as tourism village in 1992, and was authenticated in 2003. A will to build this village as tourism village was considered due to the society’s economic situation which was less prosperous and the village itself was quite isolated, especially from the huge tourism site in the province; Borubudur Temple. After authenticated as tourism village in 2003, various changes came along and counted success as the economic situation got better and more prosperous because the improvement is actually based on principles of Community Based Tourism, where the society manage the village directly. This research utilizes explorative qualitative method, which emphasizes on questions of how the village tourism community based improvement is and its benefits to the Candirejo’s society. To investigate the phenomenon, writer utilizes primary and secondary data. Primary data is processed by the activities of recording and interviewing people who are directly related to the research. Meanwhile, secondary data is obtained from discussion, regulation, documentation and any other supporting data. The research’s findings show that; since the settlement of Candirejo as tourism village, it brought many changes to its society including a more prosperous life and a better economic situation. An apparent benefit of society’s direct involvement in designing and managing the village is now the community has new income source beside as farmers. Even though not all the members of the society entailed in such activities, they are not affected by the tourist’s culture. The tourism activities in the village provide a lot of opportunities for the community to be tourism business actors, although not all the community’s members are involved. The existence of village economic enterprise (Koperasi) such as Koperasi Desa Wisata facilitates the community to participate in tourism activities. So, the improvement of Candirejo as tourism village is able to bring changes in the community’s life, although not all the community’s members could sense the benefits of tourism activities.

Kata Kunci : community based tourism, partisipasi masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.