Laporkan Masalah

KEGAGALAN FUNGSI NEGARA Relasi Negara dengan Institusi Di Luar Negara pada Kerjasama Penanganan Bidang Hukum dan Pelayanan Sosial Terhadap Korban Tindak Kekerasan di Ranah Domestik Kota Surakarta

Sritami Santi Hatmini, AAGN Ari Dwipayana, M. Si

2013 | Tesis | S2 Ilmu Politik minat Politik Lokal & Otonomi Daerah

Penelitian ini merupakan eksplorasi mengenai fenomena tindak kekerasan yang terjadi pada ranah domestik (KDRT) yang terjadi di kota Surakarta, lengkap dengan konteks faktor penyebab terjadinya tindak KDRT di kota Surakarta, respon ideal yang dilakukan negara pada fenomena KDRT tersebut, dan kegagalan kewajiban (fungsi) negara pada penanganan dan pelayanan terhadap korban tindak KDRT yang terjadi di kota Surakarta. Hadirnya (pelibatan) institusi di luar negara pada penanganan dan pelayanan tindak KDRT di kota Surakarta dan dinamika pola relasional antara negara dengan institusi di luar negara pada penanganan dan pelayanan tindak KDRT di kota Surakarta pada kurun waktu antara tahun 2001-2011 turut dijabarkan pada penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif kualitatif yang menjabarkan mengenai fakta fenomena adanya tindak KDRT di kota Surakarta yang mengalami peningkatan secara signifikan dari tahun ke tahun, konteks KDRT sebagai faktor penyebab terjadinya tindak KDRT di kota Surakarta, respon ideal negara pada penanganan dan pelayanan pada tindak KDRT tersebut, serta kegagalan kewajiban (fungsi) negara pada penanganan dan pelayanan tindak KDRT di kota Surakarta. Hadirnya (pelibatan) institusi di luar negara sebagai representasi dari desakan (dorongan) masyarakat atas ketidakmampuan negara dalam melaksanakan kewajibannya (fungsi) pada penanganan dan pelayanan terhadap korban tindak KDRT di kota Surakarta dan problematika yang dihadapi institusi di luar negara yang tidak memiliki bargaining kuat (regulasi) dalam kapasitasnya sebagai substitusi fungsi negara. Pada penelitian ini dilengkapi dengan penjabaran pada dinamika pola relasional yang dijalin antara negara (Dinas Sosial, DKRPPKB, dan Bapermas) dengan institusi di luar negara (SpekHam) pada kurun waktu tahun 2001-2011 di kota Surakarta. Tehnik pengumpulan data yang dipergunakan adalah wawancara mendalam (in-depth interview), yaitu interaksi dengan responden sebagai aktor yang bekerja di Bapermas sebagai perwujudan dari negara, dan aktor yang berjuang di SpekHam sebagai perwujudan dari institusi di luar negara. Observasi dilakukan juga untuk melihat tipe pola relasional kerjasama yang dijalin antara negara dengan institusi di luar negara. Selain data wawancara dan observasi, data tertulis berupa dokumentasi yang didapat pada kedua institusi baik negara maupun institusi di luar negara, serta dokumen lain seperti rekaman kasus, buku panduan, artikel yang berasal dari media cetak, online, dan media massa yang didapat pada penelitian ini dipergunakan sebagai pelengkap data primer yang telah dikumpulkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika tipologi relasi yang terjalin antara negara dengan institusi di luar negara, yang dapat diklasifikasikan sesuai dengan tipenya, yaitu tipe akomodasi, substitusi, dan pada akhirnya mencapai pola relasi komplementer, yaitu tipe kerjasama relasional yang paling efektif antara negara dengan institusi di luar negara pada penanganan dan pelayanan pada tindak KDRT di kota Surakarta.

This research is an exploration about domestic violence in Surakarta Regency, completed with the context of the cause of the domestic violence act in Surakarta, ideal response of the state toward it and the malfunction or the failure of the state in handling and serving the victims of the domestic violence. The research also included report on the involvement of non-state institution in such action and the dynamics relation pattern between the state and the non-state institution in treatment and service act in Surakarta in 2001-2011. The Research itself is an explorative qualitative research which clarify phenomenon facts of violence in Surakarta, which has been increasing significantly in years, the context of the domestic violence as the cause of the raising of domestic violence acts, state’s ideal response concerning to the treatment and service to the victims of the violence, and also the malfunction or the failure of state in that issue. At one side, the involvement of non-state institution is assumed as representation of encouragement from the society to solve the disability of state in handling the treatment and service for the victims, but at the other side the non-state institution is still considered weak both its bargaining position and its capacity as the substitution of state’s function concerning the treatment service for the victims. The research also completed with the exploration of the dynamics of the relational pattern between state’s institution (Social Department, DKRPPKB, and Bapermas) and nonstate institution (SpekHam) in 2001-2011. The collecting data technique in this research is indepth interview, which are the interaction with the respondent as official employee in Bapermas and counted as the representation of state manifestation, and actor in SpekHam as the manifestation of non-state institution. Observation is also done concerning to explore the type of cooperation pattern between state and non-state institution. Beside the interview and observation as the primary, the research also utilizes documentation as secondary data in both institutions (state and non-state institution), and other documents is also used as the complementary such as cases recording, handbooks, article in mass media and online. The purpose of the research is to have information about the dynamics of relational typology which is intertwined between state and non-state institution, and it is classified based on its type. Those types are: accommodation type ,substitution type, and at last achieve complementary type is the most effective relation type in handling the treatment and service issue.

Kata Kunci : KDRT, institusi di luar negara, tipologi relasional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.