Laporkan Masalah

KEMAMPUAN BERTUTUR DAN PEMAHAMAN TUTURAN OLEH ANAK USIA DUA TAHUN: STUDI KASUS DIPO KHADRA

yasmina septiani, Prof.Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U., MA.

2012 | Tesis | S2 Linguistik

Penelitian ini merupakan penelitian terhadap proses pemerolehan bahasa dan kemampuan pemahaman anak usia dua tahun di dalam percakapan. Adapun tujuan dari penelitian antaralain (1) mendeskripsikan bentuk tuturan anak usia dua tahun, (2) Menjelaskan perkembangan kemampuan fungsi tuturan anak usia dua tahun di dalam percakapan, dan (3) mendeksripsikan kemampuan anak usia dua tahun dalam memahami tuturan mitra tuturnya di dalam percakapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah moteode kualitatif dan studi kasus dengan data berupa tuturan anak berusia dua tahun di dalam percakapan. Sumber data adalah Dipo Khadra Hardianto dan mitra tutur yang berada di lingkungan rumah dan sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dengan teknik rekam dan catat. Selain itu, digunakan juga teknik pancing untuk mengetahui kemampuan anak dalam memahami tuturan mitra tutur. Data yang dianalisis disajikan dengan teknik informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dua tahun mampu menggunakan jenis kalimat berita, tanya, dan perintah dengan variasi panjang kata. Tindak tutur yang ditemukan yakni tindak tutur langsung literal dan tindak tutur tidak langsung literal. Kemampuan anak dua tahun di dalam percakapan sama halnya dengan orang dewasa, anak sudah mengerti giliran tutur, prinsip kerjasama, menginisiasi topik pembicaraan, dan berusaha memenuhi setiap ujaran orang dewasa dengan fungsi percakapan yang lain seperti menjawab, melaksanakan perintah, mempertahankan pendapat, dan mengkoreksi tuturan. Anak usia dua tahun juga telah memahami tuturan orang dewasa di dalam percakapan, hal ini ditunjukkan dengan kemampuan anak untuk merespon dan memberikan reaksi terhadap tuturan mitra tutur. Strategi yang digunakan anak usia tahun ketika tidak memahami tuturan mitra tutur yakni dengan bertanya dan partikel ‘Hah?’ dan ‘Heh?’.

This research describes two- year- old child’s language acquisition process and his ability to understand utterances in conversations. The purposes are (1) describing two-old-year- child’s utterances form, (2) explaining two-year-old child’s speech function development in conversations, and (3) describing two-year-old- child’s ability in understanding his next speaker’s utterances in conversations. This research uses qualitative and study case method within two-year-old child’s utterances in conversation as the data. The resources are Dipo Khadra Hardianto and people around home and school. The data are collected by participant observational technique, recording, and writing in data card. Furthermore, the writer also uses a technique to identify child’s comprehension. Data is analyzed then delivers through informal technique. This research shows that two- year- old child is familiar with declarative, interrogative, and imperative sentences. He also can deliver those sentences by variations of main length utterances. There are two speech acts of two-year- old child’s utterances; they are direct literal speech act and indirect literal speech act. The ability of two- year- old child’s utterances in conversation are as well as adult, he understands turn taking, cooperative principle, topic initiation, and try to answer adult’s utterance using other speech functions like answer, compliance command, defense and repair. Two- year- old child also comprehends adult’s utterances, those shows by his ability to respond and react to other speakers. Several strategies are used to understand utterances; they are question and particle Hah? and Heh?

Kata Kunci : anak dua tahun, bentuk tuturan, percakapan, pemahaman tuturan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.