Laporkan Masalah

PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN, UKURAN PERUSAHAAN DAN LEGAL ORIGIN TERHADAP MANAJEMEN LABA (PENELITIAN PERUSAHAAN ASIA YANG TERDAFTAR DI NYSE)

CAHYO INDRASWONO, Indra Wijaya Kusuma

2012 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh struktur kepemilikan, ukuran perusahaan, dan legal origin terhadap manajemen laba yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan ASIA terdaftar di New York Stock Exchange (NYSE). Peranan laba dalam kontrak kompensasi dan penilaian kinerja perusahaan dapat menjadi pendorong munculnya manajemen laba. Tindakan manajemen laba dapat diminimalisasi dengan memonitor pihak manajemen menggunakan proporsi kepemilikan institusional dalam perusahaan. Kompleksitas bisnis dan reputasi perusahaan dapat memunculkan ukuran perusahaan sebagai bagian dari peningkatan asimetri informasi serta berpengaruh terhadap manajemen laba. Untuk perusahaan yang terdaftar di pasar modal asing, sistem hukum negara asal (legal origin) diduga dapat mempengaruhi manajemen laba yang dilakukan perusahaan. Perusahaan di Negara dengan legal origin civil law memiliki manajemen laba yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan di Negara dengan legal origin common law. Manajemen laba diukur menggunakan model Jones modifikasi dengan discretionary accruals sebagai proksi manajemen laba. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 50 perusahaan manufaktur ASIA terdaftar di NYSE selama periode pengamatan tahun 2009-2011. Alat uji statistik yang digunakan adalah multiple regression. Penelitian ini memperoleh bukti bahwa struktur kepemilikan institusional dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba. Sedangkan legal origin tidak berpengaruh terhadap manajemen laba yang dilakukan perusahaan. Hal ini terjadi karena perusahaan tersebut terdaftar di pasar modal asing memiliki proteksi terhadap investor yang kuat seperti pasar modal NYSE.

This study aims to obtain empirical evidence about the effect of ownership structure, firm size and legal origin on earnings management by companies ASIA listed in New York Stock Exchange (NYSE).The role of earnings in compensation contracts and performance appraisal may be driving the emergence of earnings management. Measures of earnings management can be minimized by monitoring the management using the proportion of institutional ownership in the company. The complexity of the business and reputation of the company can raise the size of the company as part of the increasing influence of information asymmetry and earnings management. For companies listed on foreign stock markets, the legal system of the country of origin (legal origin) might impact on earnings management of the company. Companies in countries with civil law legal origin have higher earnings management than firms in countries with common law legal origin. Earnings management is measured using the modified Jones model of discretionary accruals as a proxy for earnings management. This study use 50 companies ASIA listed in NYSE as sample, during the 2009-2011 year period of observation. Statistical test using multiple regression. This study obtained evidence that institutional ownership structure and firm size significantly negative effect on earnings management. While legal origin did not affect effect on earnings management of the company. This happens because the company is listed on foreign stock markets have strong investor protection as the NYSE stock market.

Kata Kunci : Struktur Kepemilikan Institusional, Ukuran Perusahaan, Legal Origin, Manajemen Laba, Model Jones Modifikasi dan Discretionary Accruals


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.