Laporkan Masalah

KAJIAN IMPLEMENTASI e-PROCUREMENT DALAM PROSES PENGADAAN BARANG DAN JASA DALAM MENDUKUNG PENYELENGGARAAN PERTAHANAN NEGARA (Studi Kasus di Biro Umum Settama Lemhannas RI)

Eko Budi Santoso, Prof. Drs. Kasto, MA.

2013 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

Penerapan e-Procurement di instansi pemerintah sangat berkaitan dengan upaya untuk menuju Clean and Good Governance dimana pengadaan barang/jasa sudah menggunakan akses internet untuk meminimalkan indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan e-Procurement di berbagai negara termasuk Indonesia, mengkaji proses terwujudnya e-Procurement di Lemhannas RI dan mengkaji bagaimana implementasi e-Procurement di Lemhannas RI kaitannya dengan manfaat e-Procurement dalam mengurangi potensi kebocoran anggaran serta dalam usahanya dalam penyelenggaraan pertahanan negara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini dilaksanakan di Biro Umum Settama Lemhannas RI, dengan informan atau narasumber berasal dari Panitia Pengadaan, Praktisi Pengadaan lainnya, Operator Layanan e-Procurement, dan staf pegawai Kedeputian Pengkajian Strategik Bidang Hankam Lemhannas RI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-Procurement telah dilaksanakan di berbagai negara termasuk Indonesia dengan perkembangan yang cukup baik dan disesuaikan dengan karakteristik negara masing-masing. Lemhannas RI telah mengadopsi penerapan e-Procurement dari Kementerian lain dan kemudian disesuaikan dengan situasi dan kondisi Lemhannas RI. Implementasi e- Procurement di Lemhannas RI ternyata dapat menghemat biaya dan lebih mengefisienkan proses kegiatan sebagai usaha peningkatan penyelenggaraan pertahanan negara.

Implementation of e-Procurement in government institution is closely associated with efforts to get to the Clean and Good Governance in which the procurement of goods/services already use the internet access in order to minimize indications of corruption, collusion and nepotism. This study aims to determine the development of e-Procurement in different countries include Indonesia, assessing the realization of e-Procurement in the National Resilience Institute of RI and examine how the implementation of e- Procurement in the National Resilience Institute of RI and its relation to the benefits of e-Procurement in the budget and reduce the potential for leakage in his efforts in the implementation of state defense. The research method used was qualitative research in data collection using interviews and literature study. The research was conducted at the Bureau of Public Affairs Settama Lemhannas RI, with speakers coming from the Procurement Committee, other Procurement Practitioners, e-Procurement Service Operator, and staff from Deputy of Strategic Assessment Field in Defence and Security. These results indicate that the e-Procurement has been implemented in many countries include Indonesia with developed quite well adapted to the characteristics of each country. Lemhannas RI has been adopted e-Procurement implementation of another Departement and then tailored to the circumstances of Lemhannas RI. Implementation of e-Procurement in the National Resilience Institute of RI was able to save costs and more efficient process improvement activities as the implementation of state defense

Kata Kunci : e-Procurement, Pengadaan Barang/Jasa, Pertahanan Negara.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.