Laporkan Masalah

KAJIAN KERUSAKAN LINGKUNGAN FISIK AKIBAT PENAMBANGAN PASIR SERTA PENENTUAN PRIORITAS PERBAIKANNYA (Kelurahan Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara)

La Ode Ali Syukur, DR. Tjahyo Nugroho Adji, M.Sc. Tech

2012 | Tesis | S2 Ilmu Lingkungan

Penelitian ini dilakukan di Pantai Kelurahan Masiri yang berada di wilayah administrasi Kelurahan Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, dengan luas lokasi penelitian 105 Ha. Pada lokasi tersebut sampai saat ini belum pernah diadakan penelitian, sementara di lokasi tersebut sedang berlangsung kegiatan penambangan pasir pantai. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui tingkat kerusakan lahan akibat penambangan bahan galian golongan C (2) penentuan prioritas perbaikan kerusakan lahan akibat penambangan bahan galian golongan C. Hasil penelitian ini telah menemukan bukti-bukti penting tentang kerusakan lingkungan fisik akibat penambangan pasir pantai di Kelurahan Masiri yaitu, klasifikasi tingkat kerusakan sedang terdapat di wilayah Masiri, dan klasifikasi tingkat kerusakan berat terdapat di wilayah Kolowu dan Kambekambero. Penentuan Prioritas perbaikan berdasarkan PERDA Kabupaten Buton Nomor 7 Tahun 2003 di setiap lokasi penambangan pantai pantai di Kelurahan Masiri adalah lokasi penambangan di Lingkungan Kolowu dan Lingkungan Kambe-kambero termasuk dalam Prioritas Pertama dengan kriteria kerusakan lingkungan fisik termasuk kategori rusak berat dengan luas 6.0 ha. Prioritas Kedua kerusakan lingkungan fisik dengan kategori rusak sedang dan ringan terdapat pada lokasi di Lingkungan Masiri dengan luas 3,5 ha

This research was conducted in Masiri Village Head Coast that was located in an administrative region of Masiri Village Head, Batauga District, Buton Regency, South east Sulawesi with research location width of 105 Ha. In that location, there was still no such research held so far, while in that location was still being conducted beach sand mining activities. This research was aimed: (1) to know field damage level due to a Group C mineral material mining, (2) field damage improvement priority determination due to a Group C mineral material mining. This research result had found important facts on physical environmental damage due to a coastal sand mining in Masiri Village Head namely: a moderate damage level was in Masiri region, and a severe damage classification level was in Kolowu and Kambe-kambero regions. A reclamation priority determination based on a Regional Regulation (PERDA) Number 7 of 2003 in each coastal mining in Masiri Village Head was mining location in Kolowu and Kambe-kambero Districts was in First Priority in its physical damage criteria was classified into severe damage category with 6.0 Ha of width. A Second Priority physical environmental damage in moderate and abated category was in Masiri District location with 3.5 Ha of width

Kata Kunci : penambangan, masyarakat, lingkungan, kerusakan, pantai.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.