Laporkan Masalah

KUALITAS TIDUR DAN POLA TIDUR SEBAGAI PREDISPOSISI POSTPARTUM BLUES PADA PRIMIPARA

Wahyuni Harahap, Dr. MG. Adiyanti, Psi

2012 | Tesis | S2 Psikologi

Anggapan terhadap postpartum blues sebagai suatu respons yang normal menyebabkan gangguan psikologis ini tidak ditatalaksanai sebagaimana mestinya. Meskipun penyebab gangguan mental pasca partum belum sepenuhnya dipahami, rasa sakit, kelelahan karena buruknya kualitas tidur, kecemasan tentang kemampuan merawat bayi, dan perubahan pola tidur merupakan faktor yang berperan sebagai sinyal awal gejala postpartum blues. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas tidur dan pola tidur, baik secara sendiri-sendiri (parsial) atau gabungan terhadap postpartum blues pada primipara. Subjek penelitian ini berjumlah 45 primipara yang diambil dari 3 wilayah puskesmas dengan layanan rawat inap yang ada di Kota Yogyakarta. Selain melahirkan secara normal, kondisi ibu dan bayi sehat, usia anak < 15 hari, dan usia ibu 18 – 40 tahun merupakan kriteria subjek penelitian ini. Data penelitian ini dikumpulkan melalui tiga alat ukur, yaitu skala kualitas tidur, skala pola tidur, dan skala postpartum blues. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis). Berdasarkan uji hipotesis disimpulkan bahwa kualitas tidur dan pola tidur secara gabungan mempengaruhi postpartum blues sebesar 57,5% (p < 0,000), kualitas tidur secara parsial mempengaruhi postpartum blues sebesar 41% (p < 0,01) dan pola tidur secara parsial mempengaruhi postpartum blues sebesar 33% (p < 0,05).

Assumption of postpartum blues as a response that normally cause psychological distress has not been implemented properly. Although the cause of postpartum mental disorder has not fully understood, pain, fatigue due to poor sleep quality, anxiety about baby care skills, and changes in sleep patterns are factors that play roles as an early signal postpartum blues symptoms. This study aimed to determine the effect of sleep quality and sleep patterns, either individually (partially) or combination, to the postpartum blues in primiparas. The subjects are 45 primiparas taken from 3 public health center service area with inpatient services in Yogyakarta. Besides normal birthing, the mother and baby are healthy, baby‟s age < 15 days, and mother‟s age are 18 – 40 years is the criteria for the study subjects. The data were collected through three parameters, namely the sleep quality scale, sleep patterns scale, and postpartum blues scale. The collected data then analyzed using path analysis technique. Based on the hypothesis test it is concluded that the combination of sleep quality and sleep pattern effects the postpartum blues 57,5% (p < 0,000), sleep quality partially effects postpartum blues 41% (p < 0,01) and sleep pattern partially effects postpartum blues 33% (p < 0,05).

Kata Kunci : postpartum blues, kualitas tidur, pola tidur, primipara


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.