Laporkan Masalah

RITUAL BISSU SEGERI Fungsi Mappalili dalam Transformasi Sosial

Syahrul, Mark Woodward

2012 | Tesis | S2 Agama dan Lintas Budaya

Sejauh ini, kajian tentang Bissu telah banyak dilakukan oleh peneliti lokal dan asing. Referensi yang berbentuk buku, artikel, tesis dan disertasi juga telah banyak yang terbit. Sejak dahulu, Bissu merupakan tema kajian yang senantiasa aktual untuk diteliti. Proses interaksi antara Bissu dan lingkungan sekitarnya yang dinamis membawa para peneliti ke dalam kajian yang berbeda. Bissu tidak lahir dari ruang hampa, sehingga tema ini selalu relevan dan aktual untuk dijadikan sebagai bahan kajian dan penelitian. Penelitian ini mencoba untuk mengungkap proses pembentukan identitas dan pentingya identitas tersebut bagi Bissu, di kalangan masyarakat Bugis. Penulis berusaha untuk mengungkap alasan mengapa Bissu, yang telah hidup terpencarpencar, masih tetap memegang teguh dan senantiasa mempertahankan identitas kebissuan mereka. Penelitian ini juga mencoba untuk mengungkap kategori ritual mappalili yang menjadi rutinitas tahunan. Penulis juga berusaha untuk mengungkap makna dan hikmah di balik ritual tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa identitas Bissu merupakan identitas yang lahir melalui proses sosial yang panjang. Identitas Bissu merupakan konstruksi dari relasi sosial. Bissu dianggap sebagai identitas yang istimewa karena tidak semua orang bisa menyandang identitas tersebut. Hanya mereka yang berperilaku sopan dan sudah dilantik, yang bisa disebut sebagai Bissu. Penelitian ini juga mengungkap bahwa ritual mappalili merupakan ritual kalenderisasi yang sudah menjadi rutinitas tahunan di Segeri. Ritual ini merupakan salah satu ungkapan rasa syukur dan terima kasih masyarakat Bugis kepada Dewata karena telah menganugerahkan kesejahteraan dan ketentraman bagi masyarakat.

In so far, study on Bissu has been done by many local and foreign researchers. Many books, articles, thesis, and disertation speak about Bissu also have been published. Since the last time, Bissu is the interesting topic of the study which is everlastingly actual to be researched. The dynamic of process interaction between Bissu and the society surround them, brings the researchers into the different field of study. Bissu was not born in vacuum room. So, the issues of Bissu always relevant and actual to be a field of study and research. This research try to uncover the process of formation Bissu identity and the important of Bissu identity among the Bugis society. The researcher try to uncover the reason why Bissu, who have been living driven away, still holds their identity and always maintain it in, Bugis society. This research also try to uncover the category of mappalili ritual that becomes a routine annual of Bissu. The researcher also try to uncover the meaning and the purpose behind of mappalili ritual. This research stated that Bissu identity emerged through the long social process. Bissu identity is the construction of a mutual social process. Bissu regarded as privileged or special identity because not everybody can assume that identity. Only those who behaves polite and have been inaugurated, that can be called as Bissu. Researcher also reveals that mappalili ritual is kind of calendrical rites. Mappalili already becoming a routine annual in Segeri every year. Mappalili is one of an gratitude expression from the Bugis society to the God (Dewata), who has gave welfare and made peace to the community.

Kata Kunci : Bissu, Identitas, Ritual, Bugis dan Dinamika


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.