ESTIMASI NILAI HERITABILITAS FERTILITAS, DAYA TETAS, DAN BERAT BADAN AYAM HASIL PERSILANGAN AYAM PELUNG DAN BROILER
WIDHIANTO TRICAHYADI, Dr. Budi Setiadi Daryono, M. Agr. Sc
2012 | Tesis | S2 BiologiPertumbuhan jumlah penduduk yang cepat di Indonesia mengakibatkan peningkatan permintaan produk peternakan, terutama daging ayam. Selama ini produksi daging ayam bergantung pada ayam broiler, karena cukup efisien, mampu mencapai berat 1.500-2000 gram dalam waktu 49 hari. Penelitian sebelumnya dilakukan dengan menyilangkan ayam Pelung dan Broiler, dengan hasil keturunannya memiliki berat rata-rata 1.200 gram dan sudah siap panen dalam 49 hari. Produktifitas, fertilitas, daya tetas, serta berat badan merupakan karakter penentu keberhasilan pembenihan, salah satu tahap penting dalam budidaya ternak. Penelitian ini bertujuan untuk estimasi nilai heritabilitas karakter tersebut untuk estimasi keberhasilan persilangan ayam Pelung dan Broiler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah persilangan ayam betina Pelung dan pejantan Broiler masing-masing 3:1, berikut resiproknya. Observasi fertilitas, daya tetas, serta berat badan dilakukan selama 12 bulan, kemudian hasilnya dianalisis dengan Anava CRD dan dilakukan penghitungan heritabilitas. Parameter lingkungan berupa suhu dan pakan juga dicatat untuk analisis. Parameter kualitatif berupa warna telur, indeks telur, jeda antar periode bertelur, dan perilaku selama bertelur dicatat sebagai penciri spesifik masing-masing populasi persilangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pada persilangan ♀ Pelung X ♂ Broiler nilai heritabilitas fertilitas telur dan berat badan anak ayam pada umur 7 minggu bernilai tinggi. Pada persilangan ♀ Broiler X ♂ Pelung nilai heritabilitas fertilitas telur bernilai tinggi. Persilangan ♀ Pelung X ♂ Broiler dan resiproknya menghasilkan nilai heritabilitas daya tetas telur dan berat badan anak ayam umur 0-6 minggu melebihi estimasi (over estimated). Hasil tersebut menunjukkan bahwa, seleksi karakter fertilitas telur untuk kedua pola persilangan telah berhasil, sedangkan seleksi karakter berat badan anak ayam hasil persilangan ♀ Pelung X ♂ Broiler pada umur 7 minggu juga telah berhasil. Keberhasilan proses seleksi untuk kedua karakter tersebut ditunjukkan dengan keseragaman anakannya jika dikawinkan satu sama lain.
Fast growing people in Indonesia caused increasing of poultry product demands, majorly chickens. Recently, chicken meat production based on broiler chicken production, because its efficiently growth up to 1.500-2.000 grams in 49 days. Previous research which crossed Pelung and Broiler chickens shows that offsprings has an average weight up to 1.200 grams in 49 days. Productivity, fertility, hatchability, and weight are main character for successful hatchery, and they are important first step in poultry. This research was proposes to estimate value of heritability, which can use for estimate successful crossing between Pelung and Broiler chickens. Method in this research was crossing between Pelung hen and Broiler cock for 3:1, then compare with its reciprocal. Observation for fertility, hatchability, and weight growth was conducted done for 12 months, then data was analyzed by Complete Randomize Design Anova (CRD Anova). Heritability calculation was done after Anova analysis. Environmental parameter for temperature was also observed for analyzing. Qualitative parameter from egg color, egg index, and foot color of offspring were also noted as specific character of two populations. The results is heritability for egg fertility both of cross patterns and weight at 7th weeks old for crossed Pelung X Broiler are high. Then heritability for egg hatchability both of cross patterns and weight for crossed Broiler X Pelung and also Pelung X Broiler until 6th weeks old are over estimated. Results revealed that, selection for character of egg fertility both of cross patterns and weight at 7th weeks old for crossed Pelung X Broiler are good and his offspring will have same character if their crossed each other
Kata Kunci : heritabilitas, fertilitas, daya tetas, ayam Pelung dan Broiler