Laporkan Masalah

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TERNAK AYAM PETELUR ANITYA FARM DI KABUPATEN SUKOHARJO

Tutik Dalmiyatun, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M,Ec

2012 | Tesis | S2 Magister Manj.Agribisnis

Tujuan penelitian ini ad mengetahui lingkungan internal (kekuatan dan kelemahan), dan lingkungan eksternal (peluang dan ancaman) serta menyusun rencana strategi pengembangan pada Anitya Farm untuk mencapai performasi yang lebih baik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu secara sengaja memilih Anitya Farm di Ngowan Rt 2 Rw 2, Sugihan, Bendosari, Sukoharjo Jawa Tengah dan mengambil 30 responden secara random. Alat analisis untuk merumuskan strategi pengembangan adalah SWOT, General Electric Matrix (GE Matrik), dan Internal External Matrix (IE Matrik). Sebelum menganalisis strategi pengembangan, terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap pernyataan – pernyataan yang digunakan pada analisis SWOT, General Electric Matrix (GE Matrik) dan Internal External Matrix (IE Matrik). Hasil pengujian validitas dan realibilitas menunjukkan bahwa semua item pertanyaan valid dan reliabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa posisi strategi Anitya Farm berada pada kuadran pertama (I) yaitu kekuatan lebih besar dari kelemahan dan peluang lebih besar daripada ancaman. Hasil GE Matrik Daya tarik menunjukkan bahwa dayatarik Anitya Farm sebesar 68,07 dan kekuatan bisnis 61,20 serta untuk analisis IE matrik Anitya Farm pada posisi Growth. Strategi pengembangan berdasarkan hasil analisis SWOT, GE Matrik dan IE Matrik adalah Meningkatkan produksi dan mutu kualitas telur ayam, Pengembangan usaha pakan ternak dengan berbahan baku jagung, Pengembangan kemitraan dan Meningkatkan skill karyawan dengan melakukan pelatihan-pelatihan, Mengevaluasi Potensi Untuk Memimpin Pasar Melalui Segmentasi Pasar, Meningkatkan promosi, Meningkatkan manajemen kelembagaan dan manajemen keuangan dan Diversifikasi telur

The purpose of this study was to determine the internal environment (strengths and weaknesses) and external environment (opportunities and threats) and plan on Anitya Farm development strategy to achieve a better performasi. The sampling technique used was purposive sampling is deliberately choosing Ngowan Anitya Farm on Rt 2 Rw 2, Sugihan, Bendosari, Sukoharjo in Central Java and took 30 respondents at random. Analytical tools to formulate a development strategy is the SWOT Matrix General Electric (GE Matrix), and the Internal External Matrix (IE matrix). Before analyzing the development strategy, first tested the validity and reliability of the statement - a statement that is used in the SWOT Matrix General Electric (GE Matrix) Internal and External Matrix (IE matrix). Validity and reliability testing results show that all items are valid and reliable questionnaire. The analysis showed that the position of strategy Anitya Farm is on the first quadrant (I) is the power greater than weaknesses and the opportunities outweigh the threats. Results GE Matrix shows that the attraction attraction Anitya Farm at 68.07 and 61.20 and the business strength matrix for the analysis of IE Anitya Farm Growth position. Development strategy based on the results of the SWOT analysis, GE Matrix and IE Matrix is Improving the quality of production and quality of eggs, animal feed business development with the raw material of corn, development of partnerships and Improving employee skills by conducting trainings, Evaluating Potential To Lead Through Market Segmentation Market , Increasing the promotion, Improving institutional management and financial management and diversification of eggs.

Kata Kunci : Ayam petelur, SWOT, GE Matrix, IE Matrix, strategi pengembangan.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.