ANALISIS PRODUKSI, PENDAPATAN DAN KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA TANI PADI DI KABUPATEN BANYUMAS
RIFKI ANDI NOVIA, Dr. Ir. Slamet Hartono, M.Sc.,
2012 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap jumlah produksi, pendapatan dan tingkat ketahanan pangan rumah tangga serta mengetahui tingkat produksi, pendapatan dan ketahanan pangan antara rumah tangga tani pada daerah irigasi dengan daerah tadah hujan. Lokasi penelitian dipilih dengan sengaja yaitu pada dua kecamatan yang mewakili daerah irigasi dan tadah hujan di Kabupaten Banyumas. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Pengambilan sampel secara stratified random sampling dengan jumlah 60 petani selama satu tahun dari Maret 2011 sampai Februari 2012. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah fungsi produksi frontier stokastik untuk fungsi produksi, fungsi keuntungan UOP yang dimodifikasi untuk fungsi pendapatan dan fungsi ketahanan pangan. Serta pengukuran tingkat ketahanan pangan menggunakan Jonsson and Toole Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap jumlah produksi usahatani padi adalah jumlah benih, jumlah Urea, jumlah Ponska dan TSP, luas lahan garapan serta sistem irigasi. Faktor yang berpengaruh terhadap tingkat pendapatan usahatani padi adalah harga Urea, harga pestisida, efisiensi teknis dan jumlah produksi, serta faktor yang berpengaruh terhadap tingkat ketahanan pangan adalah harga minyak goreng, harga sayuran, pendapatan total rumah tangga, umur petani, tingkat pendidikan dan jumlah anggota keluarga. Tingkat produksi usahatani padi pada daerah irigasi lebih tinggi daripada daerah tadah hujan. Tingkat pendapatan usahatani padi pada daerah irigasi lebih tinggi daripada daerah tadah hujan. Serta tingkat ketahanan pangan rumah tangga tani pada daerah irigasi lebih rendah daripada daerah tadah hujan.
The research was conducted to know the influence factors of production’s amount, income and household food security as well as determine the level of production, income and food security among farm households in irrigated and rainfed areas. The locations of research were selected deliberately in two sub districts representing irrigated and rainfed areas in Banyumas. The basic method in this research was descriptive analysis. The stratified random sampling was used by 60 farmers per year from March 2011 until February 2012. The primary and secondary data were used in this research. The stochastic frontier production function was used to analyze production function, modified UOP profit function was used to analyze income and food security function. The Jonsson and Toole Model was used to measure of the level of food security. The results showed that the influence factors of rice production were amount of seed, amount of Urea, amount of Phonska and TSP, number of area and irrigation systems. The influence factors of rice farming income level were price of Urea, price of pesticide, technical efficiency and total production, as well as influence factors of the food security level were the price of cooking oil, price of vegetables, total household income, age of farmers, education level and number of family members. The rice farming production level in irrigated areas was higher than the rainfed areas. The income level in the area of irrigated rice farming was higher than rainfed areas, and the farm household food security level in irrigated areas was lower than rainfed areas.
Kata Kunci : Fungsi produksi frontier stokastik, fungsi keuntungan UOP, Jonsson and Toole Model.