EFISIENSI PRODUKSI BAWANG MERAH DI KABUPATEN BREBES
MAYA KARTIKA SARI, Dr. Jamhari, S.P, M.P
2012 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianTujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh petani dalam usahatani bawang merah di Kabupaten Brebes, (2) Mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi usahatani bawang merah di Kabupaten Brebes, (3) Mengetahui tingkat efisiensi teknis, efisiensi harga dan efisiensi ekonomi usahatani bawang merah di Kabupaten Brebes, dan (4) Mengetahui faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani bawang merah di Kabupaten Brebes. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis Stochastic Frontier production Function dan analisis regresi berganda dengan menggunakan metode OLS (Ordinary Least Square). Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dengan petani bawang merah di Kabupaten Brebes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan yang diperoleh petani pada saat musim kemarau lebih besar daripada saat musim hujan. Faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan dan bernilai positif pada produksi usahatani bawang merah saat musim kemarau yaitu luas lahan, jumlah bibit dan insektisida sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah saat musim hujan yaitu luas lahan, jumlah bibit, pupuk organik, pupuk KCl dan tenaga kerja. Berdasarkan perhitungan efisiensi teknis maka diperoleh rata-rata efisiensi teknis pada saat musim kemarau sebesar 99,01 persen sedangkan pada saat musim hujan sebesar 99,22 persen dan rata-rata efisiensi harga yang diperoleh saat musim kemarau sebesar 7,7377 dan efisiensi harga saat musim hujan sebesar 37,0965. Berdasarka analisis OLS (Ordinary Least Square) diperoleh faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan secara signifikan pada usahatani bawang merah saat musim kemarau yaitu harga bibit, harga pupuk KCl, harga pupuk SP36 dan luas lahan sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani bawang merah saat musim hujan yaitu harga fungisida dan luas lahan.
This study aims to determine (1) amount of income earned by red onion farmer in Brebes District, (2) factors that influence the red onion production in Brebes District, (3) level of technical efficiency, price efficiency and economic efficiency of red onion farm in Brebes District, and (4) factors that affect the farmers’ income. The study used several analysis method e.g., analysis of income, Stochastic Frontier production function analysis and multiple regression analysis by using OLS (Ordinary Least Square). It used primary data which obtained from interviews with the onion farmers from Brebes district. This study resulted that farmers’ income in dry season is greater than rainy season. Factors that affect significantly and have positive value on onion farm production during the dry season are land area, number of seeds and insecticides while the factors affecting red onion production during rainy season are land area, number of seeds, organic fertilizer, KCl fertilizer and labor. Based on the calculation of the technical efficiency, it obtained average technical efficiency during dry season by 99,01 percent while in rainy season 99,22 percent; and also the average price efficiency during dry season was 7,7377 and price efficiency in rain season was 37,0965. Based on OLS analysis (Ordinary Least Square) it obtained some factors that affect earnings significantly in red onion farming during dry season were price of seed, fertilizer prices KCl, SP36 fertilizer prices and land while the factors that affect the farmer income in rain season were the fungicide and land prices.
Kata Kunci : efisiensi, efisiensi teknis, efisiensi harga, efisiensi ekonomi, produksi, pendapatan.