PERUBAHAN IKLIM BERDAMPAK TERHADAP KEGIATAN WISATA BAHARI DI PULAU-PULAU KECIL MENURUT PERSEPSI WISATAWAN, MASYARAKAT DAN PELAKU USAHA (STUDI KASUS GILI TRAWANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA PROPINSI NUSA TENGGARA BARAT)
ANANG TAOFIK KUSMAWAN, Prof. Dr. Sudarmadji, M.Eng.Sc.
2012 | Tesis | S2 Magister Kajian PariwisataJudul tulisan ini adalah “Perubahan Iklim Berdampak Terhadap Kegiatan Wisata Bahari di Pulau-pulau Kecil Menurut Persepsi Wisatawan, Masyarakat dan Pelaku Usaha (Studi Kasus Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat). Permasalahan pokoknya adalah sejauhmana persepsi wisatawan masyarakat dan pelaku usaha mengenai dampak perubahan iklim terhadap lingkungan serta industri pariwisata di Gili Trawangan. Tujuan penelitian ini ialah ingin mengidentifikasi serta menjelaskan mengenai dampak perubahan iklim terhadap kondisi lingkungan serta industri pariwisata berdasarkan persepsi wisatawan, masyarakat serta pelaku usaha di Gili Trawangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menjelaskan serta menggambarkan mengenai korelasi positif / hubungan yang saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya antara dampak yang disebabkan perubahan iklim terhadap kondisi lingkungan dan pariwisata bahari di Gili Trawangan. Unit analisis yang penting adalah persepsi wisatawan, masyarakat dan pelaku usaha terhadap dampak perubahan iklim yang mempengaruhi penurunan kualitas lingkungan, penurunan beberapa biota laut, pergeseran musim puncak kunjungan yang berdampak terhadap pendapatan pelaku usaha pariwisata dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kualitas lingkungan yang diikuti dengan penurunan beberapa biota laut, yang mana hal ini dikhawatirkan mengurangi daya tarik dari Gili Trawangan. Bukan hanya itu saja, sejak tahun 2006 telah terjadi pergeseran puncak punjungan wisatawan ke Gili Trawangan, yang mana hal ini berpengaruh terhadap lamanya wisatawan berlibur (Length of Stay) serta jumlah pengeluaran selama berlibur di Gili Trawangan (Total Expenditur) yang berdampak juga terhadap pendapatan pelaku usaha dan masyarakat yang bekerja pada industri pariwisata.
The study is entitled \"The impact of Climate Change on Marine Tourism Activities in Small Islands based on Perception from Travelers, Community and Business Actors (Case Study of Gili Trawangan, North Lombok district of West Nusa Tenggara Province). The study try to address the question about how far the perception of visitors and business actors about climate change impact on environment and tourism industry in Gili Trawangan. this study aimed to identify and explain the impact of climate change on environmental conditions and tourism industry based on perceptions of visitors, communities and business actors in Gili Trawangan. This is a qualitative descriptive study that describes and illustrates positive correlation / relationship which influence one another between the impact caused by climate change to environmental conditions and marine tourism in Gili Trawangan. The important unit of analysis are the perception of visitors, business people and climate change impacts that affect environmental degradation, declined marine biota, the shift of peak season traffic that impacted on the revenues of tourism businesses and communities. The results showed that decreased environmental quality is followed by declined marine life, which reducing the attractiveness of Gili Trawangan. Besides that, since 2006 there has been a shift in the peak visitation of visitors to Gili Trawangan that affecting the Length of Stay as well as total expenditure during their vacation in Gili Trawangan which has impacted on income businesses and communities income which working in the tourism industry.
Kata Kunci : wisata bahari – dampak perubahan iklim – Gili Trawangan