Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Karyawan dalam Membuang Limbah Medis di RSUD Undata Palu Sulawesi Tengah

Hilbert Tanonggi, Susi Iravati, Apt., PhD,

2012 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Masalah lingkungan erat sekali hubungannya dengan dunia kesehatan. Untuk mencapai kondisi masyarakat yang sehat diperlukan lingkungan yang baik. Dalam hal ini rumah sakit sebagai sarana kesehatan harus memperhatikan keterkaitan tersebut. Rumah sakit adalah sarana kesehatan yang berhubungan dengan bentuk penyakit (rawat jalan dan rawat inap), serta pemberi pelayanan (dokter, perawat) dan yang lain seperti kelompok masyarakat penderita penyakit, kelompok masyarakat pemberi pelayanan, kelompok pengunjung dan kelompok lingkungan sekitar. Setiap rumah sakit menghasilkan limbah, termasuk limbah medis yang harus dikelola dengan benar. Pada tahun 2000 hasil penelitian WHO yang dilakukan di 22 negara-negara berkembang menunjukkan bahwa proporsi dari fasilitas layanan kesehatan yang tidak menggunakan metode pembuangan limbah yang tepat berkisar 18% sampai dengan 64%. Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku karyawan dalam membuang limbah medis di Rumah Sakit Umum Undata Palu. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross-sectional, Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu sebanyak 840 orang dan subjek penelitian 152 orang, yaitu karyawan yang bekerja di unit penghasil limbah medis. Sedangkan uji statistik yang digunakan pada analisis bivariat adalah shisquare dan analisis multivariat regresi logistik, dengan derajat kemaknaan (α) =0,05. Hasil: Hasil analisis uji bivariabel ada empat variabel yang berhubungan yaitu pendidikan, sikap, masa kerja dan kebijakan rumah sakit. Hasil analisis multivariabel ada 3 variabel yang paling bermakna yaitu pendidikan p=0,0062, OR 4,10101, sikap p=0,0030, OR 16,625 dan kebijakan p=0,0009,OR 6,964286. Kesimpulan: Dari delapan variabel ada tiga variabel yang mempunyai hubungan dengan perilaku karyawan dalam membuang limbah medis,yaitu pendidikan, sikap dan kebijakan rumah sakit.

Background: Problem of environment is closely correlated to world of health. To achieve healthy public condition, we need a good environment. In this case, hospital as a health instrument must consider the correlation. Hospital is a health medium which is correlated to various diseases (inand- outpatients), and gives medical service (physicians, nurses) and others such as group of patients, group of service providers, group of visitors and group of surrounding environment. Each hospital produces waste, including medical waste which must be managed properly. In 2000, results of WHO’s research conducted in 22 developing countries indicated that proportion of healthcare facilities which did not use appropriate waste disposal method was approximately ranged from 18% to 64%. Objectives: To find factors correlating to employees’ behavior in disposing medical waste in Undata Hospital of Palu. Method: This research used observation with cross-sectional design. Respondents of this research were 840 employees of the Undata Hospital of Palu and 152 subjects, employees working in unit of medical waste producer. Whereas statistical test of bivariate analysis was chi-square and multivariate analysis was logistic regression, with significance degree (α)=0.05. Results: The results of bivariate analysis indicated that there were four correlating variables, namely, education, attitude, work period and policy of hospital. The results of multivariate analysis indicated that there were three most significant variables, namely, education, p=0.0062, OR = 4.10101; attitude, p=0.0030, OR=16.625; and policy, p=0.0009, OR=6.964286. Conclusion: Of 8 variables, there were three variables having correlation to employees’ behavior in disposing medical waste, namely, education, attitude and policy of hospital.

Kata Kunci : Perilaku, membuang limbah medis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.