EKSPLORASI DAN ISOLASI KANDUNGAN BIOAKTIF DAUN DAN UMBI TANAMAN DAUN DEWA [Gynura pseudochina (L.) DC]
Tri Windono, Drs.,MS.,Apt., Prof. Dr. Umar Anggara Jenie, MSc., Apt.
2013 | Disertasi | S3 Ilmu FarmasiDaun dan umbi tanaman Daun dewa [Gynura pseudochina (L.) DC.] banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan obat, antara lain sebagai antikanker. Pengujian toksisitas menggunakan larva Artemia salina Leach, menunjukkan bahwa fraksi eter ekstrak metanol dan subfraksi n-heksana fraksi eter ekstrak metanol daun G.pseudochina bersifat toksik, dengan harga LC50 < 1000 µg/mL. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan eksplorasi senyawa yang bersifat sitotoksik dari daun dan umbi G.pseudochina terhadap sel kanker. Monitoring sitotoksisitas (Bioactivity- guided isolation) dilakukan terhadap sel mieloma (NS1) mencit dan Sel Hela, menggunakan metode MTT. Ekstraksi bahan menggunakan Sohxlet dengan pelarut metanol, dilanjutkan fraksinasi menggunakan pelarut kloroform dan etil asetat secara partisi. Pemurnian lebih lanjut dilakukan menggunakan metode kromatografi vakum kolom kering, kromatografi kolom terbuka dan kromatografi lapis tipis preparatif. Ekstrak metanol daun menunjukkan daya sitotoksik yang lebih kuat dibanding ekstrak metanol umbinya. Penelusuran lebih lanjut terhadap ekstrak metanol daun dibantu analisis menggunakan Kromatografi Gas Spektrometri masa, menunjukkan bahwa fraksi yang mengandung asam palmitat merupakan fraksi yang bersifat sitotoksik terhadap sel Hela, dengan IC50 berkisar 101 – 250 µg/mL, sedangkan asam palmitat menunjukkan efek sitotoksik, dengan IC50 sebesar 146 μg/mL. Efek sitotoksik asam palmitat terjadi dengan menginduksi apoptosis. Hal ini merupakan hal baru yang belum pernah dilaporkan sebelumnya. Berdasarkan identifikasi struktur menggunakan penentuan titik leleh, KLT dan data spektrum IR, LC-MS, LC-ESI-ToF MS, 1H dan 13C RMN, DEPT, RMN dua dimensi H-H- COSY, HMBC dan HMQC, dari umbi G.pseudochina dapat diisolasi dua senyawa alkaloid pirolizidina, senesionina dan senkirkina. Kedua senyawa ini menunjukkan daya sitotoksik yang lemah (IC50 > 2000 µg/mL). Berdasarkan pendekatan teoritis, senesionina dan senkirkina merupakan senyawa yang bersifat hepatotoksik. Adanya senesionina dan senkirkina dalam umbi G. pseudochina merupakan hal baru yang belum pernah dilaporkan sebelumnya
Daun dewa [Gynura pseudochina (L.) DC.] (Asteraceae) is a native plant of India, Thailand and China and cultivated in Java. The leaves and tubers used as a remedy especially for cancer. Toxicity test against Artemia salina Leach. larvae showed that diethylether fraction of methanolic extract and n-hexane subfraction of diethylether fraction of methanolic extract of G. pseudochina leaves were toxic (LC50 < 1000 µg/mL). According to the problems, evaluation of cytotoxic activity of methanolic extract of G. pseudochina was carried out to explore potential compounds have cytotoxic activity. Cytotoxicity monitoring (Bioactivity-guided isolation) were investigated on Hela and mieloma (NS1) mice cells, using MTT assay. Sohxlet extraction was carried out with methanol solvent, followed by fractionation with chloroform and ethyl acetate in separatory funnel, to give chloroform and ethyl acetate fractions consecutively. The next fractionation were executed by Dry vacuum column chromatography, open column chromatography and preparative TLC, consecutively. Leaves methanolic extract more cytotoxic compare to methanolic extract of its tubers. Continuing investigation with GC- MS analysis of leaves extract and fractions showed that fractions rich in palmitic acid have the highest cytotoxicity against Hela cell with range of IC50 between 101 – 250 µg/mL. Palmitic acid has cytotoxic activity with IC50 = 146 μg/mL and induced apoptosis. This is a new information about Palmitic acid as cytotoxic compound in G. pseudochina. According to structure elucidation by melting point, TLC, spectra data of IR, LC-MS, LC-ESI-ToF MS, 1H dan 13 CNMR, DEPT, two dimention NMR, 1H-1H-COSY, HMBC dan HMQC experiment, from tubers of G.pseudochina have isolated two Alkaloids pyrro- lyzidine, senecionine and senkirkine. The two compounds have weak cytotoxic activity (IC50 > 2000 µg/mL) against NS1 and Hela cells. This is a new information about existence of the two compounds in tubers of G. pseudochina. Based on theoritically approach, senecionine and senkirkine were compounds with hepatoxic activity.
Kata Kunci : Gynura pseudochina (L.) DC., uji sitotoksik, metode MTT,fraksi yang mengandung asam palmitat, alkaloid pirolizidina, senesionina, senkirkina.