Laporkan Masalah

KAJIAN MORFOMETRI UNTUK PENYUSUNAN KUNCI DETERMINASI UMUR LUTUNG JAWA Trachypithecus auratus (E. Geoffroy Saint-Hilaire, 1812) DI PUSAT REHABILITASI LUTUNG JAWA, JAWA TIMUR

IWAN KURNIAWAN, DR. Satyawan Pudyatmoko, M.Sc

2012 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Secara umum penelitian ini bertujuan memperoleh data tentang morfometri Lutung Jawa yang dikaitkan dengan umurnya di Pusat Rehabilitasi Lutung Jawa, Batu, Jawa Timur. Namun secara spesifik penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi bagian-bagian fisik tubuh Lutung Jawa yang dapat dijadikan dasar bagi penentuan umurnya dan menyusun kunci determinasi yang menjadikan parameter morfometri sebagai dasar penentuan. Pengukuran dilakukan terhadap 55 ekor Lutung Jawa, yang terbagi menjadi dua, yaitu 28 ekor jantan dengan kisaran umur antara 0-14 tahun dan 27 ekor betina dengan kisaran umur antara 0-12 tahun. Uji Dua Sampel Independen dilakukan untuk membandingkan apakah ada perbedaan yang signifikan antara Lutung Jawa jantan dan betina pada masing-masing parameter morfometrinya. Dalam penelitian ini penyusunan kunci determinasi dilakukan dengan menggunakan kunci sejajar. Hasil penelitian telah mengidentifikasi parameter morfometri yang dapat dijadikan dasar untuk menentukan umur individu Lutung Jawa, yaitu panjang badan dan kepala, panjang lengan (humerus dan radius), lebar bahu, panjang kaki (femur dan tibia), panjang ekor, panjang dan lebar telapak tangan, panjang dan lebar telapak kaki serta lingkar kepala. Hasil lain menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara individu jantan dan betina. Penelitian ini telah menghasilkan kunci determinasi yang dapat digunakan untuk menentukan umur Lutung Jawa berdasarkan parameter morfometri. Namun kunci determinasi tersebut hanya dapat digunakan untuk individu yang berumur 0 - £12 tahun. Selebihnya ukuran morfometri keduanya cenderung stabil dan tidak ada perkembangan ukuran.

In general, the research is aimed to gather data on the morphometry of Javan Langur relating to the age in the Javan Langur Rehabilitation Center, Batu City, East Java. Particularly, the research is also aimed to identify the physical body parts of Javan Langur on which the age identification and preparation of key determinants based, that makes the morphometric parameters as as basic determination. The measurements were conducted on 55 Javan Langurs, divided in two groups: 28 males ranging from 0 to 14 years old and 27 females ranging from 0 to 12 years old. The test on two independent samples was carried out to find out if there is any significant different between male and female Javan langurs on each morphometric parameters. In this research, the preparation of key determinants was done by using a parallel key. The results of this research have identified the morphometric parameters as the basis of Javan Langur age determination using the length of body and head, the arm length (humerus and radius), the shoulders width, the leg length (femur and tibia), the tail length, the palm length and width, the length and width of feet, and the head circumference. The other results also show that there is no significant different between male and female individuals. This research has created key determinants used as a bases to identify Javan langur age based on morphometric parameters. However, these parameters can only be used for Javan langur individuals between 0 and ≤12 years old. Furthermore, the morphometric measurements of both male and female individuals tend to stay and do not add.

Kata Kunci : Kunci determinasi, umur, Lutung Jawa, morfometri.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.