Laporkan Masalah

TINJAUAN YURIDIS PERJANJIAN KERJA LAUT ANTARA ANAK BUAH KAPAL DENGAN PT. DHARMA LAUTAN UTAMA CABANG BANJARMASIN

MOH. MUNIRI, SH, Pitaya, S.H., M.Hum

2012 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hak dan kewajiban Anak Buah Kapal dalam pelaksanaan Perjanjian Kerja Laut serta konsekwensi yuridis dalam hal Perjanjian Kerja Laut tidak di buat, karena antara Anak Buah Kapal dan Pengusaha sudah ada Perjanjian Kerja yang didaftarkan di Dinas Tenaga Kerja setempat. Penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan, baik melalui studi pustaka dan studi lapangan. Penelitian ini untuk memperoleh data sekunder dan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer, dengan mengumpulkan data dari responden. Keseluruhan data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif untuk mencari kebenaran dalam arti kesesuaian dengan ukuran yang menetapkan persyaratan kualitas tertentu yang harus dipenuhi. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa, Pertama, Perjanjian Kerja Laut sudah memberikan perlindungan hak dan kewajiban bagi para pihak khususnya anak buah kapal, karena dalam Perjanjian Kerja Laut Hak – hak Anak Buah Kapal seperti; Gaji (beserta tunjangan), makan, tempat tinggal dan jaminan sosial dicantumkan dalam perjanjian tersebut. Kedua, Perjanjian Kerja Laut harus dibuat dihadapan Syahbandar dengan ancaman kebatalan bila dibuat sebaliknya, meski sudah ada perjanjian kerja yang dibuat oleh Pengusaha Pelayaran dengan awak kapal karena Perjanjian Kerja Laut merupakan prasyarat dimasukannya awak kapal kedalam buku sijil yang merupakan daftar awak kapal sesuai dengan jabatannya dan naik turunnya (sign on dan sign off). disamping sebagai syarat penyijilan Perjanjian Kerja Laut juga diperlukan untuk kelengkapan dokumen penerbitan surat persetujuan berlayar.

-

Kata Kunci : Perjanjian Kerja Laut, Anak Buah Kapal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.