Laporkan Masalah

KONSTRUKSI SOSIAL KETAKUTAN KEMATIAN PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) (Studi Fenomenologi Pada ODHA di Malang, Jawa Timur)

ucca arawindha, Dr.M. Supraja, M.Si.

2012 | Tesis | S2 Sosiologi

Penelitian berjudul “Konstruksi Sosial Ketakutan Kematian Pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA)” ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana proses konstruksi sosial ketakutan akan kematian yang dialami ODHA. Sebelum menjelaskan bagaimana proses konstruksi sosial ketakutan akan kematian, penelitian ini lebih dahulu menjelaskan tentang realitas obyektif yaitu stigma dan diskriminasi yang dialami ODHA dan realitas subyektif individu yang berkaitan tentang pengaruh pengetahuan terhadap ketakutan akan kematian yang berimplikasi pada interpretasi makna penyakit HIV/AIDS dan makna kematian. Manfaat penelitian ini adalah sebagai wacana, bahan pembelajaran, dan pertimbangan dalam melihat dan menangani kasus HIV/AIDS. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, dapat dijadikan bahan untuk pengambilan kebijakan oleh pihak berwenang untuk menangani ODHA berdasarkan perspektif ODHA sendiri dalam memandang statusnya dan memaknai penyakit HIV/AIDS. Kerangka teori dalam penelitian ini menggunakan sosiologi pengetahuan dan Konstruksi Sosial Peter L. Berger. Sosiologi pengetahuan menganalisis kaitan antara pengetahuan dan eksistensi serta menelusuri bentuk-bentuk perkembangan intelektual manusia. Pengetahuan manusia terhadap HIV/AIDS dan kematian bukanlah pengetahuan yang bersifat individu namun merupakan pengetahuan masyarakat. Sedangkan teori Konstruksi Sosial berbicara mengenai pembentukan realitas obyektif dan subyektif, yang melalui tiga tahap proses dialektis, yaitu Obyektivasi, Eksternalisasi, dan Internalisai. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yaitu fenomenologi transendental yang menekankan pada penelusuran terbentuknya pengetahuan di masyarakat. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, Life History Method dan studi dokumen. Peneliti sebagai instrumen penelitian menggunakan teknik pemilihan informan secara sengaja, yaitu sesuai dengan karakteristik informan yang dibutuhkan peneliti. Peneliti melakukan wawancara langsung kepada empat ODHA sebagai informan utama dan dua informan tambahan dari LSM. Observasi dilakukan di beberapa Rumah Sakit dan LSM. Hasil penelitian ini yang pertama yaitu pembentukan realitas obyektif dan subyektif. Dimana pengetahuan tentang HIV/AIDS yang berkembang di masyarakat sebagai penyakit yang mematikan sebagai sebuah kenyataan yang diakui dan melembaga di masyarakat (realitas obyektif) yang pada akhirnya berimplikasi pada adanya stigma dan diskriminasi pada ODHA. Sedangkan Realitas subyektif yaitu adanya pengaruh pengetahuan HIV/AIDS terhadap ketakutan kematian. Dan yang kedua, dari proses dialektis konstruksi sosial yaitu Internalisasi pengetahuan HIV/AIDS melalui internalisasi historis dan pengetahuan yang dibentuk oleh kalangan intelektual dan tenaga medis, serta melalui sosialisasi oleh LSM dan komunitas beresiko atau oleh ODHA itu sendiri. Proses Eksternalisasi ketakutan kematian menghasilkan dua hal yaitu ketakutan ODHA terhadap kematian dan ketidaktakutan ODHA terhadap kematian. Sedangkan Obyektivasi ketakutan kematian terkait dengan sikap yang diterima ODHA selama berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, yaitu keluarga, komunitas beresiko, Masyarakat Luas, dan LSM.

-

Kata Kunci : Konstruksi Sosial, Ketakutan Kematian, ODHA


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.