Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS PELAPISAN STEINMANN PIN DENGAN GENTAMICIN DAN CHITOSAN TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS

Manaek Parulian Sihotang, Dr. Rahadyan Magetsari, Sp.OT(K), Ph.D, FICS

2012 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Pendahuluan Infeksi pada penggunaan implan merupakan komplikasi serius yang sulit untuk ditangani. Pendekatan dengan pemakaian lapisan antimikroba pada permukaan implan diharapkan dapat mencegah terjadinya infeksi. Gentamicin merupakan antibiotik berspektrum luas yang telah banyak diaplikasikan secara lokal. Chitosan merupakan polimer yang memiliki sifat bioadhesif dan dapat berfungsi sebagai agen pembawa obat (drug delivery). Metode Penelitian Penelitian experimental secara invitro untuk menilai efektivitas pelapisan steinmann pin dengan gentamicin dan chitosan terhadap pertumbuhan Staphyloccus epidermidis. Dibuat tujuh kelompok uji terdiri dari kontrol, pelapis chitosan, dan lima kelompok gentamisin dengan konsentrasi bertingkat. Evaluasi dilakukan dengan menilai kekeruhan dan penghitungan jumlah koloni (CFU). Percobaan dilakukan tiga kali pengulangan. Temuan Penelitian dan Diskusi Pada evaluasi tingkat kekeruhan dan penghitungan jumlah koloni kuman, didapatkan penurunan secara gradual pada tiga kali percobaan sesuai tingkat konsentrasi. Konsentrasi gentamicin 4 ug mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Secara statistik didapatkan perbedaan secara bermakna antara kelompok perlakuan dengan kontrol (sig. 0,038, p=0,05). Kelompok gentamicin 4ug berbeda secara bermakna dengan kelompok kontrol (sig. = 0,05) dan kelompok chitosan (sig.=0,05).

Introduction Implant related infection is a serious complication and difficult to manage. Antimicrobial coating on implant surface is expected to prevent infection. Gentamicin is a broad-spectrum antibiotic that has been widely applied locally. Chitosan is a biopolymer that has bioadhesive properties and can serve as a drug carrier. Methods An experimental invitro study to assess the effectiveness of gentamicin loaded chitosan coated steinmann pin on the growth of staphylococcus epidermidis. Seven test groups were made, consist of five different concentration of gentamicin loaded chitosan, chitosan coating only, and control (without coating). Evaluation is done by assessing turbidity (qualitative measurement) and colony forming unit (CFU) count (quantitave measurement). The experiment was repeated three times. Result and discussion In the evaluation of turbidity level and colony forming unit (CFU) count, obtained gradual decline during the three experiment according to the concentration. Gentamicin concentration of 4µg inhibits the growth of Staphylococcus epidermidis. Statistically, significant difference were found between groups (sig.=0,038 α=0,05). Gentamicin 4µg group were significantly different compared to control group (sig.= 0,05) and chitosan group (sig.= 0,05).

Kata Kunci : Implant related infection, implant coating, steinmann-pin, chitosan, gentamicin, S. epidermidis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.