Laporkan Masalah

PENYUSUNAN SOFTWARE PREDIKSI KEBUTUHAN RUNWAY, TAXIWAY, APRON DAN TERMINAL PENUMPANG

ALIDINA NURUL HIDAYAH, Dr. Eng. Imam Muthohar, S.T., M.T.

2012 | Tesis | S2 Mag. S. & T.Transportasi

Bandar udara merupakan salah satu prasarana transportasi yang mempunyai peran yang sangat penting saat ini. Perkembangan angkutan udara yang pesat harus diimbangi dengan pengembangan bandar udara sehingga tujuan dari transportasi dapat terpenuhi. Dalam perencanaan, perancangan maupun pengembangan fasilitas bandar udara baik itu sisi udara (runway, taxiway, dan apron) maupun sisi darat (terminal penumpang) diperlukan banyak tabel dan rumus yang harus digunakan sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan dalam proses analisis secara manual. Pemrograman komputer dalam pembuatan software prediksi kebutuhan runway, taxiway, apron dan terminal penumpang dapat dijadikan solusi agar proses analisis dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan teliti. Analisis pada fasilitas sisi udara (runway, taxiway dan apron) didasarkan pada pedoman ICAO (1999) sedangkan pada fasilitas sisi darat (terminal penumpang) didasarkan pada perpaduan beberapa pedoman seperti SKEP/347/XII/99, JICA(1992) dan IATA (1989). Software pemrograman yang digunakan dalam penelitian ini adalah Visual Basic 2010 berbasis Windows. Data yang digunakan untuk uji validitas merupakan data sekunder yang diambil dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Pada fasilitas sisi darat dan udara, data sekunder diambil dari tugas akhir yang telah dilakukan sebelumnya oleh Zulaekhah (2010) dan Setyana (2010) dengan studi kasus pada Bandara Ngurah Rai, Bali. Hasil uji validitas dari perbandingan antara analisis secara manual dan dengan menggunakan program AirFuLs 10 pada fasilitas bandar udara seperti runway, taxiway, apron dan terminal penumpang sebesar 0,000%. Hal ini membuktikan bahwa program AirFuLs 1.0 yang telah dibuat dapat dikatakan valid untuk digunakan.

Nowadays, airport is taking important role in transportation sector. The rapid development of air transportation must be balanced with the development of airport so that the aim of transportation can be fulfilled. In planning, designing and developing of airport facilities for airside (runway, taxiway, and apron) and land side (passenger terminal), required a lot of tables and formulas. Because of that, an error would be occurred in analysis process with manual method. The computer programming for software prediction of the needs of runway, taxiway, apron and passenger terminal, can be used as a solution for fast, precise and accurate in analysis process. The analysis process on airside facilities (runway, taxiway and apron) are based on ICAO (1999) and for landside facility (terminal passenger) is based on a combination of some guidelines such as SKEP/347/XII/99, JICA (1992) and IATA (1989). The programming software that be used in this research is Visual Basic 2010 based on Windows. The data which be used to test the program validation is secondary data which taken from previous researchs. For airside and landside facilities, secondary data was taken from the final project by Zulaekhah and Setyana (2010) with Ngurah Rai Airport, Bali as study case. The result of validation test from the comparison between the manual analysis and by using the program of AirFuLs 1.0 on airport facilities such as runway, taxiway, apron and terminal passenger are 0.000%. It means that program of AirFuLs 1.0 is valid and proper to be used.

Kata Kunci : runway, taxiway, apron, terminal penumpang.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.